Doppelganger

doppelganger

Doppelganger merupakan sebuah kata atau istilah yang digunakan untuk menggambarkan fenomena aneh seseorang yang mirip, persis, bahkan dengan nama yang sama dengan seseorang yang lainnya. Konon fenomena ini membawa pertanda buruk bagi seseorang yang menemui doppelganger-nya.

Doppelganger berasal dari kombinasi dua kata berbahasa Jerman yaitu doppel yang berarti dua (double) dan ganger yang berarti pejalan (walker). Jika dua kata ini digabungkan maka istilah Doppelganger merupakan sebuah sosok yang menirukan seseorang yang masih hidup di dunia ini. Sosok peniru ini pun tidak diketahui apakah berwujud seperti manusia biasa, bayangan, atau hanya sekelebat penampakan.

Doppelganger ini dikatakan akan meniru apa yang seseorang telah lakukan, namun kadang juga melakukan sesuatu terlebih dahulu dari orang yang ditirunya akan lakukan kemudian. Beberapa dari penampakan doppelganger meniru perbuatan seseorang ini diceritakan menjadi pertanda buruk bagi orang tersebut. Ada banyak kematian dikaitkan dengan kemunculan doppelganger ini.

Abraham Lincoln, presiden Amerika Serikat yang ke 16, kabarnya pernah melihat doppelganger dirinya di dalam cermin, tepat di sebelah pantulannya, di tahun 1860 – sesaat setelah memenangkan pemilihan umum presiden. Kembarannya ini tampak sangat pucat dan sakit. Tuan dan nyonya Lincoln adalah orang yang percaya dengan takhyul, maka mereka menganggap penampakan kembaran Abraham Lincoln itu sebagai pertanda buruk. Sesaat setelah itu, Abraham Lincoln dibunuh oleh John Wilkes Booth.

Ratu Elizabeth I adalah salah seorang yang bertemu dengan doppelganger dirinya sebelum menemui ajalnya. Ketika itu dia masuk ke dalam kamar tidurnya, dan melihat dirinya sendiri terbaring di ranjang dengan mimik wajah kesakitan dan pucat. Tak lama dari kejadian itu, dia jatuh sakit dan meninggal di ranjang yang sama.

Kadang-kadang doppelganger muncul di hadapan kerabat dan keluarga seseorang, sesaat sebelum dia meninggal. Keluarga yang menemui kembaran seorang kerabatnya takkan mengetahui bahwa itu bukan dia, namun kenyataannya akan terungkap ketika orang itu sudah meninggal beberapa saat setelah kejadian tersebut.

Dalam cerita rakyat, doppelganger dikatakan mengikuti orang yang ditirunya untuk digantikan – membunuh atau menawannya – supaya dia bisa menjalani kehidupan orang itu. Cerita-cerita ini biasa diceritakan kepada anak-anak, bahwa jika itu terjadi maka mereka akan bernasib buruk.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s