Kali ini …

kali ini...

Sepasang muda-mudi memiliki seorang bayi, tapi mereka sangat miskin dan tidak berdaya untuk menjaganya saat itu jadi mereka berencana untuk membunuhnya.

Mereka kemudian pergi ke sebuah danau saat tengah malam yang gelap gulita dan menaiki sebuah perahu ke tengah-tengahnya, membuang bayinya ke dalam air, seraya ibunya terus memelas. “Maafkan aku … Maafkan aku …” lagi dan lagi.

Beberapa tahun sudah berlalu dan pasangan ini memutuskan untuk menikah. Hadir di antara mereka sebuah bayi perempuan yang lain dan keluarga itu akhirnya hidup bersama dalam kebahagiaan.

Ketika gadis kecil ini beranjak empat tahun, dia mendadak mulai merengek pada orangtuanya agar membawanya ke danau. Kedua orangtuanya berat hati untuk membawanya, tapi akhirnya menyerah karena gadis kecil itu sangat bersikeras.

Segera setelah tiba di danau, gadis kecil itu mengatakan “Ayah, aku ingin berada di atas sana!” seraya menunjuk sebuah perahu. Lagi-lagi orangtuanya menolak sebelum akhirnya menyerah juga. Ketika berada di tengah-tengah danau, gadis kecil itu berkata “Ayah, aku ingin buang air kecil.” Ayahnya, yang tidak tahu harus melakukan apa, lalu mengangkatnya di atas air jadi dia bisa melakukannya di situ, setelah melihat-lihat tak ada orang yang memperhatikan. Dan saat itu juga, ketika tangan ayahnya menggenggam gadis itu, menghadap ke air, putrinya lalu membalikkan wajah melihat ayahnya dari balik pundak dan mengatakan “Kumohon jangan jatuhkan aku kali ini.”

Advertisements

2 thoughts on “Kali ini …

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s