Inugami

Gambar

Inugami atau berarti ‘setan-anjing’ adalah sejenis roh jahat yang bisa menguasai manusia, dan merupakan sejenis kodoku – ilmu hitam yang menggunakan binatang. Kepercayaan terhadap roh ini masih kental di masyarakat hingga sekarang dan masih berkembang di sekitar daratan Jepang.

Orang yang bisa menarik dan memerintahkan Inugami disebut ‘Inugami-tsukai‘ – yang berarti pemakai setan-anjing. Inugami-tsukai menarik Inugami dengan cara seperti ini; awalnya, dia akan mengambil seekor anjing yang masih hidup dan mengubur badannya hingga sampai leher. Kemudian dia menaruh beberapa makanan di hadapan anjing tadi tapi jauh dari jangkauannya, jadi anjing itu masih bisa melihat makanan tersebut tapi tidak bisa memakannya. Dia lalu membuat anjing itu kelaparan dan ketika sudah hampir mati serta keinginannya untuk makan tiba di puncak tertingginya, Inugami-tsukai pergi ke belakang anjing itu dan langsung memenggal kepalanya. Kepala anjing itu kemudian dikuburkan di tengah-tengah jalanan, hal ini dilakukan agar orang-orang dapat melintas di atasnya dengan tujuan memperkuat kutukannya. Pada akhirnya, kepala anjing itu digali dan dibuatkan tempat pemujaan. Kini Inugami yang kuat telah lahir. Konon, selama proses ini ketika kepala anjing itu terpenggal, kepala itu akan melayang di udara dan menelan seluruh makanan yang ada di hadapannya.

Inugami bisa diperintahkan untuk menguasai seseorang. Biasanya roh jahat ini diperintahkan oleh orang-orang yang bermaksud jahat terhadap orang-orang di sekelilingnya. Sedangkan, orang-orang yang dengan mudah terpengaruh kuasa Inugami adalah orang-orang yang secara emosional bimbang. Orang-orang yang kesurupan ini akan bertindak dan mengatakan hal-hal yang aneh. Mengeluh sakit di dada dan beberapa bagian tubuhnya, kadang-kadang bisa berjalan dengan empat kaki dan menyalak seperti seekor anjing. Terdengar seperti semacam santet atau ilmu tenung.

Untuk mengusir roh Inugami dibutuhkan seseorang yang sudah memakan hewan buas yang hangus terbakar atau seorang Yamabushi – jika diartikan menjadi ‘orang yang tidur di gunung’, yaitu seorang pertapa Jepang yang melakukan Shugendo (kepercayaan campuran Buddha dan Shinto). 

Bentuk Inugami sendiri konon seperti seekor tikus yang besar dan sebagian orang mengatakan bahwa Inugami tertutupi bercak-bercak dan buta. Biasanya tidak kasat mata bagi orang-orang biasa.

 

Inugami-suji “Keturunan Setan-Anjing”

Sebagaimana ilmu hitam, menjalani ritual semacam ini bukan berati tidak memiliki bahaya. Bahaya yang mengintai juga bukan diderita sendiri oleh orang yang menjalaninya tetapi seluruh keturunannya. Keluarga yang dikuasai oleh Inugami digambarkan sebagai ‘Inugami-suji‘, yang berarti ‘keturunan setan-anjing’. Konon Inugami-suji adalah keturunan dukun atau tukang tenun yang pertamakali menciptakan Inugami.

Jika keluarga itu memuja Inugami, maka itu akan melimpahkan kemakmuran pada mereka, tapi di sisi lain jika roh itu tidak diperlakukan dengan baik maka akan membawa bencana ke dalam rumah.

Dalam rumah tangga Inugami-suji, Inugami yang baru akan dibuat seiring lahirnya seorang gadis keturunan mereka. Ketika gadis itu menikah, konon Inugami miliknya dibawa bersamanya, dan itu akan menciptakan rumah tangga Inugami-suji yang baru. Untuk alasan demikian, biasanya menikahi seorang Inugami-suji merupakan hal yang paling dihindari orang pada umumnya. Di beberapa daerah di Jepang, sebagian orang masih memeriksa garis keturunan dari mempelai sebelum menikahkannya untuk memastikan dia bukan seorang Inugami-suji.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s