The Famous Ghost Haunting in Bedok

Gambar

Bedok adalah sebuah tempat di sebelah timur Singapura, dengan beberapa HDB (House & Development Board) atau apartemen dibangun sekitar situ. Beberapa blok dari apartemen HDB ada yang ditinggalkan kosong selama bertahun-tahun karena suatu kasus yang pernah terjadi di dalamnya.

Kasus ini berawal dari Blok 99, di Bedok North Avenue 4. Di sana pernah terjadi sebuah kasus bunuh diri yang cukup terkenal. Seorang ibu membuang putranya yang berusia 3 tahun dari lantai 25, ketika anak itu sedang tidur. Setelah itu, dia menyusul terjun dan akhirnya tewas bersama putranya. Polisi yang menyelidiki kasus ini menetapkannya sebagai kasus bunuh diri dan tidak ada tersangka yang terlibat.

Namun cerita tidak sampai disana saja, latar belakang kehidupan dari keluarga inilah yang dianggap memicu terjadinya kasus bunuh diri tersebut. Keluarga ini memang memiliki berbagai masalah, kebanyakan karena tekanan ekonomi. Suami dari keluarga ini memiliki utang yang sangat besar, dan karena itu membuat keluarga ini berantakan. Belum lagi, sang suami memiliki wanita lain dan ingin menceraikan istrinya. Sang istri menolak keinginan suaminya dan mulai bertengkar setiap harinya. Mungkin hal inilah, yang membuat istrinya melakukan bunuh diri dan ikut membunuh anak laki-lakinya juga dengan terjun dari lantai 25 apartemen yang mereka tinggali.

Yang janggal dari kematian wanita ini adalah ketika melakukan bunuh diri, dia mengenakan gaun berwarna merah terang yang merupakan gaun yang dipakainya ketika menikah dulu. Walaupun tidak ada catatan-catatan bunuh diri yang ditinggalkan, ada sesuatu yang dia tinggalkan di dalam apartemen tersebut –yang akan membuat kebanyakan dari orang yang melihatnya menjadi tercengang membacanya. Dia menulis di dinding rumahnya dengan kalimat “Ini belum selesai, sayang.”. Tulisan itu tertulis dalam tulisan China menggunakan darahnya sendiri, kenyataannya dia tidak pernah kembali dan menuntaskannya. Tidak pernah sama sekali.

Suaminya ingin menjual rumah tersebut, tapi tak dapat menemukan seorang pembeli pun. Jadi akhirnya wanita selingkuhannya yang menempati rumah itu dan mereka akhirnya menikah. Setelah beberapa tahun, mereka mendapatkan seorang putra dan kini telah berusia 3 tahun.

Suatu hari, sesuatu yang mengerikan keluar dari rumah. Ketika itu, anak laki-lakinya sedang tidur siang, tiba-tiba dia mulai berbicara dan tertawa-tawa di kamarnya. Pembantu rumah mereka menuju ke kamar putranya itu untuk mengetahui ada apa. Tetapi yang dia temukan anak itu cuma tersenyum melihat dinding dan berkata ‘Kor kor‘ yang berarti ‘Kakak’.

Pada malamnya pembantu itu memberitahukan kepada orangtua anak itu atau majikannya perihal tersebut, tapi ditanggapi dengan hanya kata-kata mungkin anak mereka hanya bermain dengan dirinya sendiri.

Malam itu, putranya tiba-tiba menangis dengan keras dan berlari ke ayahnya, mengatakan bahwa ‘Kor kor‘ menyakitinya. Ayahnya cuma mengacuhkannya dan memberitahunya untuk tidak mengada-ada. Malam itu juga, anaknya menolak tidur dikamarnya dan ingin tidur bersama ayahnya. Ayahnya tidak punya pilihan lain selain membiarkan anaknya tidur dikamarnya.

Tengah malamnya, tiba-tiba dari kamar putranya ada suara-suara meja di banting dan suara tangisan anak kecil yang amat keras. Anehnya, tangisan itu seperti sama dengan suara putranya yang telah meninggal dulu, pikir sang ayah. Takut, ayah anak ini lalu mengatakan kepada putranya untuk tetap di kamar sementara dia dan ibunya memeriksa di kamar sebelah. Tapi ketika mereka membuka kamar putranya itu, tak ada apa-apa yang ditemukan. Kosong.

Tiba-tiba pembantu mereka teriak dari ruangan tidur dimana anak laki-lakinya berada. Pasangan itu lalu bergegas menuju kamar itu kembali dan menemukan putranya sudah berdiri di ujung jendela. Entah bagaimana caranya jendela itu bisa terbuka, namun yang jelas disanalah putra mereka berdiri, sambil tersenyum-senyum dan kadang tertawa sendiri. Tak lama, dia melambaikan tangan dan mengatakan dia akan terbang dengan ‘superman’, kakaknya. Dengan satu ciuman jauh, dia melompat ke luar, jatuh dalam kegelapan malam. Ibu dan pembantunya tak kuat melihat itu dan akhirnya tak sadarkan diri.
Esoknya, polisi datang ke tempat itu lagi untuk melakukan penyelidikan. Sang ayah seperti sudah hampir gila dengan apa yang terjadi, sementara istrinya masih berat dalam berkata-kata. Di dinding di kamar ayahnya, ditemukan sesuatu yang sangat mengerikan dan menambah ketakutan mereka. Ada kata-kata tertulis “Ini untuk Ibu” dalam tulisan China, tertulis di dinding apartemen tersebut dengan tulisan hitam. Polisi kemudian menyimpulkan kasus ini sebagai kasus kematian yang tidak biasa dan lagi-lagi tak ada tersangka yang ditetapkan.

Hingga kini, ruangan apartemen itu kosong sebagaimana para tetangga menceritakan sejarah dari rumah itu kepada orang-orang yang awalnya ingin membelinya. Rumor yang berkembang setelah itu, ketika tiba hari dimana anak lelaki yang berusia 3 tahun, yang di buang oleh ibunya itu berulang tahun, beberapa tetangga pada malam harinya bisa mendengar suara-suara aneh dan mengerikan dari dalam ruangan tersebut. Suara itu suara seorang wanita yang menangis dengan pelan di balik dinding.

Beberapa tahun berlalu, sampai sekarang. Hari ini, beberapa orang masih dapat mendengar seorang anak laki-laki dan seorang wanita tertawa-tawa di tengah keheningan malam di gedung itu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s