Shadow People

“Ini menakutkanku dan saya tidak mengetahui apa itu. Saya sudah melihatnya sejak saya masih seorang gadis kecil. Selalu berada diujung pandangan mataku sebuah bayangan hitam yang tinggi. Saya selalu merasa seperti sesuatu atau seseorang berada didekatku. Semalam ketika saya beranjak ke kamar tidurku. Dia ada disana. Berdiri disamping lemari pakaianku. Saya berlari naik ke lantai atas menangis dihadapan ibuku. Ibu turun untuk melihatnya dan mengatakan bahwa itu karena saya terlalu lelah saja. Tapi SAYA TAHU apa yang saya lihat. Sangat menakutkan. Saya tidak tahu apa itu. Saya memerlukan semua pertolongan yang ada!” – Jessica, menangis memohon bantuan, 10 Januari 2010.

Pernahkah kamu melihat sosok bayangan hitam seperti seseorang yang tiba-tiba muncul didekatmu? Melintas atau bahkan tinggal diam dan menyatu dengan kegelapan di sudut kamarmu? Disamping ranjangmu? Yang lebih menakutkan bukan hanya sosok misterius itu sendiri, melainkan tubuhmu yang seolah enggan bergerak merespon kehadirannya. Jika kamu pernah mengalaminya, kamu tidak sendiri.

Bayangan hitam itu entah apa sebutannya merupakan entitas yang dijumpai seseorang dalam hidupnya. Fenomena bayangan hitam tersebut bahkan terjadi hampir di seluruh dunia, merasuk ke cerita-cerita rakyat, membaur dalam kebudayaan. Kehadirannya bagi sebagian orang tidak begitu buruk, bahkan terkesan cukup ramah, di lain sisi sangat menakutkan, menggelisahkan. Beberapa orang ada yang menyebut bayangan hitam ini sebagai Shadow People, Shadow Being, Shadow Creatures, Watchers, Jin, Hantu, Pengembara Antar-dimensi, dan lain-lain.

Sosok bayangan hitam ini kadang tak memiliki bentuk yang jelas, dua atau tiga dimensi, namun kebanyakan sangat jelas seperti bayangan seorang manusia namun hanya sosoknya sepenuhnya hitam layaknya bayangan, bentuknya pun ada yang bertopi, bercadar, menjongkok, sekelebat hanya melintas, yang lebih menakutkan bermata merah. Menurut beberapa orang yang pernah berhadapan dengan sosok ini, waktu kemunculan yang paling sering adalah malam hari ketika mereka tengah terbaring di tempat tidur, dan tiba-tiba tersadar. Maka tak jarang, orang-orang mendefinisikan fenomena ini sebagai Sleep Paralysis – Ketindihan, Rep-Rep bagi sebagian orang Indonesia menyebutnya.

Saya pernah dikunjungi oleh apa yang saya anggap Bayangan yang sama tiga kali sepanjang hidupku, dan pengalaman-pengalaman itu telah menghantuiku sejak pertama. Ketika saya berusia enam tahun, saya melihatnya di rumah baru ayahku, menjulang di atas ranjangku. Saya tidak dapat bergerak, lalu saya tidak ingat apa yang terjadi selanjutnya. Yang saya ingat ketika itu hanyalah saya mencoba untuk berteriak, tapi seakan ada tekanan yang berat dan menakutkan diatas dadaku.” – Luke Purdy.

Menurut ilmu pengetahuan, ada alasan yang logis mengapa fenomena bayangan hitam dialami oleh seseorang ketika tengah tersadar dari tidurnya. April Haberyan, seorang profesor psikologi di Northwest Missouri State University, mengatakan bahwa kebanyakan penampakan bayangan hitam ini adalah produk dari mimpi-mimpi. Ketika orang-orang tengah tertidur dan masuk ke fase REM – Rapid Eye Movement, “Itu hal yang biasa bagi mereka untuk melihat sesuatu,” kata Haberyan. Rasa takut, kelumpuhan, dan kemunculan entitas itu semua normal. “Ada beberapa hormon dalam fase REM yang melumpuhkan sebagian besar otot-otot dan itu disebut Paradoxical Sleep,” katanya. “Walau ini terjadi selama fase REM, orang-orang ini tidak tertidur dan beberapa hormon itu masih menetap dalam tubuh mereka. Hormon itu bisa tinggal hingga delapan menit jadi mereka akan merasakan tekanan di dada mereka dan bisa melihat sesuatu.” Ketika orang-orang itu tersadar sepenuhnya, penampakan bayangan hitam itu berakhir – yang tertinggal hanyalah rasa takut.

Namun dari beberapa cerita orang-orang, sosok bayangan hitam ini terjadi bukan ketika mereka tengah tertidur dan mendadak terbangun. Dengan jelas mereka melihatnya dalam kehidupan sehari-hari, di tengah-tengah mereka ketika sedang melakukan aktivitas, dalam hal ini mereka sepenuhnya sadar. Dalam ilmu pasti, tentunya ini berkaitan dengan halusinasi yang tercipta akibat pikiran dari orang yang mengalaminya, mungkin karena pengaruh obat-obatan, fisik dan psikis yang lemah, atau bahkan sugesti dari kebudayaan atau kepercayaan yang dianut. Ada yang melihat penampakan bayangan hitam ini ramah terhadapnya, namun tidak sedikit juga yang merasa terancam akan keberadaannya.

Saya memiliki bayangan/roh dari seorang anak laki-laki yang masih muda dalam rumahku. Dia muncul dalam sosok hitam pekat. Dia usil, juga, tapi TIDAK jahat, atau buruk. Dia membiarkan kami mengetahui kehadirannya dengan bermain dengan hewan-hewan. Anak-anak kucing, anjing, dan lain-lain. BERMAIN, tidak jahat. Anjing-anjing dan anaknya mengibas-ibaskan ekornya. Dia bahkan menggerakkan Barbie-ku jika dia benar-benar ingin menarik perhatianku. Dan di hari yang lainnya dia tidak ingin pintu kamarnya tertutup, jadi dia membukanya. Dia anak yang baik.” – Kim Tamsor.

Orang-orang yang merasa terancam akan kehadiran bayangan hitam ini menemui bayangan yang berbeda-beda. Ada yang mengatakan sosok bayangan hitam yang mereka temui bermata-merah, bertopi koboi atau fedora, bercadar, atau hanya sebentuk bayangan hitam menyerupai manusia. Menurut mereka, sosok atau entitas ini menyerap rasa takut yang dikeluarkan tubuh mereka, yang lebih menakutkan mereka bahkan tidak hanya menyerap rasa takut, tapi jelas ingin menyerang mereka secara fisik.

Saya hanya berpikir sepertinya dia hanya ingin menunjukkan dirinya kepadaku. Saya sangat tertekan dan merasa bahwa dia menunjukkan dirinya hanya untuk menyerap energiku.” – Cody Lilly, yakin bahwa makhluk ini menyerap rasa takut yang keluar dari dalam dirinya, 2011.

Ketika baru saja ingin menyalakan lampu kamar sesosok bayangan hitam lalu muncul di hadapanku, hendak mencekikku. Saya lari keluar kamar dan turun secepatnya.” Ila Ingriawan, menangis setelah mengalaminya, 2012.

Menurut sistem kepercayaan atau agama, bayangan hitam ini sering disebut makhluk halus, makhluk jahat, yang akan memberi dampak buruk bagi manusia yang menemuinya. Di Islam, ada yang disebut Jin, yaitu makhluk halus yang bersemayam di kegelapan dan sering menggoda manusia yang pikirannya lemah. “Jin adalah sebuah entitas yang tak kasat mata dan diyakini keberadaannya oleh kebanyakan semua Muslim dan di cerita-cerita rakyat di Timur Tengah,” kata ahli kepercayaan, Dashti Namaste. “Jin dapat masuk dan keluar dari bentuk manusia seperti biasa, dan tiap manusia diyakini bisa berhubungan dengan sebuah Jin.” Walau ada Jin yang dikenal bisa sangat baik, Jin sejatinya makhluk yang jahat, muncul sebagai sosok kegelapan yang mengendap-endap diantara kuburan dan reruntuhan, menunggu jiwa-jiwa manusia yang tak sadar untuk dijatuhkan. Jin yang jahat, seperti iblis di Kristen, memperdaya dan bisa muncul sebagai roh dari seseorang yang kita cintai agar dapat masuk dengan mudah dalam kehidupan manusia.

Uskup James Long, pendeta Gereja Old Catholic St. Christopher di Louisville, Kentucky, yang telah mempelajari ilmu pengetahuan tentang entitas-entitas jahat selama bertahun-tahun mengetahui dengan baik apa itu Shadow People – baginya itu adalah sesuatu yang jahat. “Manusia Bayangan harus ditangani dengan serius dan mereka bisa menjadi sangat berbahaya,” katanya. “Ketika roh manusia mencoba memperlihatkan wujudnya, sosoknya berwarna hitam, atau lebih dikenal dengan Bayangan. Energi itu akan menunjukkan karakter fisik yang dimilikinya ketika masih hidup di dunia ini.” Menurutnya entitas ini bisa bergerak, berkomunikasi, bahkan menyerang, menarik energi dari korbannya. “Alaminya Bayangan yang menyerang sudah jelas jahat dan harus dihindari setiap saat,” kata Long. “Saya selalu menyarankan kepada siapapun yang menjadi saksi mata sebuah bayangan kegelapan untuk berhati-hati.”

Teman baikku, ketika masih kecil dia berbaring di ranjangnya dengan lampu yang menyala. Sesosok bayangan keluar dari kamar kecilnya dan mendekat ke tempat tidurnya. Bayangan itu mengeluarkan jarinya dan menyentuh kaki temanku itu. Dia berteriak dan bayangan itu langsung menghilang, dan orang-orang yang berada di rumah itu langsung mendatanginya ketika itu. Ayah temanku menyadari bahwa pintu kamar kecil di sana terbuka, dan orangtuanya tahu dia TIDAK PERNAH tidur tanpa menutupnya. Sebuah bekas titik hitam di kakinya tetap terlihat selama bertahun-tahun, tapi Bayangan itu tidak pernah kembali lagi. Hingga hari ini temanku tidak mengetahui apa yang terjadi, tapi dia tahu satu hal – itu nyata.” – Paul Sycros.

Wahde, seorang suku Indian Cherokee, mengatakan alam dari bayangan itu dalam tradisi Indian Amerika adalah kegelapan. “Mereka berbentuk seperti manusia, tapi tidak seperti orang pada umumnya,” kata Wahde. “Penampakan mereka sejatinya lebih menakutkan.” Menurutnya keberadaan bayangan ini adalah hasil perbuatan orang-orang penganut ilmu hitam yang menggunakannya untuk pengobatan dengan cara yang sesat. “Entitas ini bisa dibuat untuk mengecoh dalam pengobatan sesat atau ilmu hitam,” kata Wahde. “Mereka dapat menggunakan sosoknya untuk mengobati orang, atau menggunakannya untuk penyerangan secara spiritual.” Dalam bahasa Cherokee, penganut ilmu hitam ini disebut Sgili, atau penyihir. “Mereka hidup dalam alam yang sama, tapi tidak dapat disebut manusia.” Hal ini juga tidak asing didengar di Indonesia, dimana Jin sering digunakan oleh dukun atau praktisi ilmu hitam untuk menyalahgunakannya dengan tujuan menyakiti seseorang atau juga mengobati sebuah penyakit.

Pengembara Antar-Dimensi juga merupakan salah satu teori yang ada dan mendukung kehadirannya bayangan misterius ini. Ada yang beranggapan bahwa bayangan hitam mirip manusia ini merupakan makhluk astral yang hidup di dunia yang berbeda dengan manusia, namun mampu melakukan aktivitas perpindahan alam sehingga terjadi penampakan yang dilihat oleh manusia. Maka itu, mereka sering hanya terlihat sekelebat melintas atau hanya berdiam di sudut ruangan seolah mencari atau menunggu sesuatu. Ada juga yang terlihat hanya memperhatikan kita tanpa melakukan apa-apa, sehingga disebut Watcher – Penonton. Bagi orang awam, tak jarang kata Hantu juga dipakai menggambarkannya.

Terlepas dari berbagai cerita, penjelasan, kepercayaan, atau teori-teori yang ada, bayangan hitam atau Shadow Being belum jelas keberadaannya. Namun entah itu cerita lama atau baru saja terjadi, Manusia Bayangan ini masih terus diceritakan oleh orang-orang di berbagai tempat. Kepopuleran bayangan yang menggelisahkan ini ditandai dengan dibuatnya sebuah film berjudul “The Shadow People” (2011), yang menceritakan tentang kehidupan seorang gadis yang dihantui oleh sesosok bayangan yang mengancamnya, setelah sadar dari keadaan koma selama 9 bulan.

Di tahun 2013, film berjudul “Shadow People” juga dibuat menceritakan tentang orang-orang yang mati di dalam tidurnya setelah kedatangan sosok gelap menyerupai bayangan. Film ini diklaim berdasarkan kisah nyata.

 

Hotel Garden Plaza

garden plaza

Hotel Garden Plaza di Gatlinburg, Tennessee. Amerika Serikat dikabarkan dihantui oleh hantu sepasang gadis remaja yang pernah terbunuh disana. Ketika hotel ini masih berupa penginapan.

Kedua gadis remaja itu bernama Jenny dan Tanya yang ketika itu sedang dalam perjalanan pulang setelah mengunjungi nenek Tanya. Mereka lalu memutuskan beristirahat semalam dan menginap di sebuah hotel yang saat itu masih bernama Penginapan Sunspree Resort Holiday.

Setelah menyewa kamar 413, kedua gadis itu segera merapikan barangnya disana lalu pergi berbelanja kebutuhannya. Malam itu Jenny dan Tanya membutuhkan hiburan, jadi mereka berias dan menuju ke klub malam yang ada di kota itu. Setelah menghibur diri sebentar, kedua gadis ini memesan minuman dan seorang pria yang duduk disamping mereka memulai suatu percakapan yang akhirnya berlangsung akrab. Ketika malam telah berakhir di klub malam itu, kedua gadis tadi mengundang pria itu untuk datang ke hotel tempat mereka menginap.

Setelah tiba di penginapan tersebut, duduk dan mengobrol sejenak Tanya lalu kelihatan bosan. Dia lalu pergi ke kamar kecil, meninggalkan Jenny berdua dengan pria tadi di kamar. Ketika Tanya selesai kembali dari kamar kecil dan membuka pintunya, dia terkejut menemukan pria tadi sedang mencekik temannya dan dengan cepat membunuhnya.

Segera Tanya menghindar dan keluar melarikan diri secepatnya dari kamarnya. Berlari melewati koridor sambil memukul-mukul pintu yang dia lewati untuk meminta tolong. Pria itu jelas mengejarnya, yang sial bagi Tanya dia malah berlari ke lantai atas dan bukan ke bawah. Gadis itu sampai ke tingkat paling atas yang menuju atap gedung hotel dengan perasaan yang buruk dan lelah. Ketika mencoba membuka pintu keluar menuju atap, ternyata pintu itu terkunci. Dia ingin berbalik arah namun sudah terlambat, pria itu sudah dibelakangnya dan langsung mencekik lehernya hingga tewas.

Esok paginya, seorang tamu hotel yang hendak kembali kekamarnya lalu menemukan tubuh Tanya tak bernyawa lagi tergeletak di lantai. Tamu itu menyalakan alarm dan segera menghubungi polisi. Tak berapa lama, seorang pelayan yang hendak membersihkan kamar juga terkejut menemukan tubuh Jenny tewas tersungkur di lantai di kamar 413.

Kedua gadis itu adalah Jenny Stevens -yang saat itu berusia 17 tahun, dan Tanya Robert -yang berusia 16 tahun. Mereka berdua meninggal pada 29 Juli 1980. Pembunuhnya adalah Allan Wayne Hughes, dia tertangkap dan akhirnya dijatuhi hukuman penjara selama 30 tahun.

Sejak peristiwa pembunuhan itu, kamar 413 di penginapan yang kini menjadi Hotel Garden Plaza tak pernah lagi dihuni. Para tamu dan pelayan hotel banyak melaporkan kejadian-kejadian yang tak biasa dari lantai 4 hotel itu. Malamnya sering terdengar pantulan suara jejak-jejak kaki berlari sepanjang koridor, walau tak seseorang pun berada disana. Pengunjung lain juga kerap mendengar suara pekikan, jeritan, dan bantingan-bantingan dari dinding di kamar 413 padahal kamar itu tak pernah berpenghuni lagi. Pelayan hotel yang masih membersihkan kamar kecil di kamar itu pun sering mendengar bisikan-bisikan aneh ketika di ruangan itu.

Rumah Whaley

Gambar

Rumah Whaley di San Diego, California, Amerika Serikat adalah sebuah rumah hantu dengan sejarah yang kelam dan menakutkan. Kini beroperasi sebagai sebuah museum, yang memiliki reputasi sebagai salah satu rumah paling berhantu yang ada di dunia. Para pemburu hantu juga telah beberapa kali mengunjungi rumah ini selama bertahun-tahun.

Kisahnya bermula ketika Rumah Whaley ini dibangun pada tahun 1857 oleh Thomas Whaley di atas tempat penggantungan dan pemakaman untuk umum. Kematian telah terjadi beberapa kali di tempat ini dan kini menjadi rumah dari banyak hantu-hantu dan penampakannya.

Tak terhitung penggantungan terjadi di tempat itu sebelum Rumah Whaley ini dibangun. Di salah satu lantai yang berada dalam rumah itu seorang Yankee Jim Robinson pernah tergantung di sana pada tahun 1852. Yankee Jim adalah seseorang yang sangat tinggi dan ketika digantung kakinya berusaha mengais-ngais tanah yang berada dibawahnya seraya menahan jeratan yang ada dilehernya. Katanya butuh hampir sejam untuknya menghembuskan nafas terakhir.

Demi membangun rumahnya, Tuan Whaley merobohkan tempat penggantungan lama itu. Dan segera keluarga Whaley pindah ke dalam rumah tersebut. Mereka lalu mulai mendengar langkah-langkah kaki yang berat bergerak naik dan turun tangga. Tuan Whaley mengatakan itu terdengar seperti sepatu bot dari seseorang yang sangat besar. Banyak orang merasakan pengalaman seperti terjerat di leher mereka ketika berdiri di salah satu lantainya. Yang lain mengatakan melihat figur penampakan dari Yankee Jim di atas tangganya.

Anak laki-laki Whaley yang paling kecil adalah orang yang pertama meninggal di rumah ini. Dia ditemukan telah meninggal karena suatu wabah demam di kamarnya, pada tahun 1858. dan di usianya yang hanya berusia 17 bulan. Sejak itu, tangisan-tangisan tak berwujud kerap terdengar dan dilaporkan datang dari kamar yang dulunya bayi itu tempati.

Pada pertengahan tahun 1800an seorang gadis muda bernama Carrie Washburn, yang merupakan teman dari anak-anak Whaley, sedang bermain di halaman belakangnya. Dia tidak memperhatikan sekitarnya dan tak sengaja berlari ke tali jemuran yang ada di sana. Tali itu lalu melilit di lehernya dan mencekik tenggorokannya. Sepertinya dia tengah tergantung. Mayatnya lalu dibawa masuk ke dalam rumah setelah ditemukan dan ditinggalkan di atas meja dapur. Sejak itu, seorang anak perempuan yang pirang kerap terlihat berdiri di dalam dapurnya dan berlari-lari ke halamannya. Pisau pemotong daging juga biasa terlihat bergerak dengan sendirinya.

Suatu waktu, Tuan Whaley ini lalu menyewakan lantai atas dari rumah ini untuk sebuah kelompok theater. Suatu malam, seorang anggota kelompok theater ini mabuk dan menuduh teman wanitanya tidak setia kepadanya. Ketika gadis itu menyangkalnya, dia mengambil sebuah pisau dan menikamnya hingga tewas di belakang pintu.

Anak perempuan tertua dari Thomas Whaley, Violet, di tahun 1885 pernah mencoba untuk melakukan bunuh diri tanpa alasan yang jelas. Dia membuang dirinya sendiri dari atap rumahnya dan jatuh di dalam sebuah sumur yang dalam yang berada di luar rumah itu. Ayahnya yang mendengar teriakannya ketika terjatuh di air lalu berlari mendekati dan menyelamatkannya.

Tiga minggu kemudian, Violet meninggal secara misterius. Katanya sebelum kematiannya dia pergi ke kamar kecil di rumah Whaley, mengambil sebuah senapan dan menembakkannya di dadanya sendiri. Namun entah bagaimana, ketika mereka menemukan mayatnya dalam kamar kecil itu, senapan itu tidak ditemukan dimanapun. Bertahun-tahun setelahnya, senjata itu ditemukan tersembunyi di bawah sebuah lempengan yang berada di lumbung di belakang rumah itu. Tak seorang pun yang tahu bagaimana benda itu bisa berada di sana.

Pada akhirnya setelah meninggal, arwah Thomas Whaley menempati rumah ini di lantai ke duanya, berpakaian jas berwarna hitam dengan topi yang bertepi luas. Orang-orang juga melihat penampakannya memandangi mereka dari atas jendela rumahnya.
Beberapa tahun yang lalu, seorang pembawa acara TV Regis Philbin mencoba menghabiskan semalam dalam rumah tersebut. Beberapa kali pada lewat tengah malam, dia bilang, dia melihat sesuatu bergerak dari ruang belajar menuju ke ruang musik, tapi ketika dia menyalakan senter untuk melihatnya, sosok itu telah menghilang.

Rumah itu kini menjadi sebuah museum sejak 1960. Pada 150 tahun usia rumah itu bisa dipastikan hanya mengalami kematian dan kesedihan yang berturut-turut. Para pengunjung secara berulang-ulang melaporkan melihat penampakan hantu seseorang tergantung, pemilik rumah yang dulu, dan seorang gadis muda gentayangan di ruangan-ruangan yang ada dalam rumah tersebut. Orang-orang bepergian dari jauh untuk melihat bangunan yang bersejarah ini dan misteri yang tersimpan di dalamnya.

Mudhouse Mansion

Gambar

Mudhouse Mansion adalah sebuah rumah berhantu yang berlokasi di luar Lancaster, Ohio, Amerika Serikat. Menurut penduduk lokal di Lancaster, rumah itu dibangun pada awal tahun 1800an oleh seorang pemerintah yang berkuasa ketika itu tinggal di sana setelah Perang Sipil. Pria itu memiliki dan menahan budak dalam Mudhouse Mansion miliknya, walau pun hal tersebut sudah dilarang. Kelihatannya pria ini tidak terjangkau oleh hukum dan tetap menawan budaknya di rumah tersebut.

Dia memperlakukan budaknya sangat buruk dan dalam kondisi yang sangat malang sehingga salah satu dari mereka mulai membuat sebuah terowongan di bawah lantai menuju keluar gedung. Dia menggali sedikit demi sedikit tiap malam setelah cahaya dalam mansion sudah tidak tampak dan pemilik beserta keluarganya sudah tertidur. Akhirnya terowongannya telah selesai dan dia merangkakkan dirinya turun ke lubang kecil dan keluar dari sisi yang lain dinding bangunan itu.

Di malam yang gelap gulita, dia menyelinap masuk ke mansion itu, membuka pintu belakangnya, dan berjinjit-jinjit di lantai atas dan membunuh semua orang yang berada di sana. Pada pagi harinya, penduduk menemukan apa yang terjadi, tapi semua budak telah melarikan diri dan tak seorang pun dihukum atas kejahatan itu.

Rumah itu ditinggalkan tak berpenghuni selama bertahun-tahun setelahnya dan para tetangga sering mendengar geraman dan pekikan yang aneh datang dari dalam mansion kosong tersebut. Tiap orang percaya rumah itu dihantui oleh hantu-hantu dari pemilik rumah dan keluarganya. Tak seorang pun berani untuk memasuki rumah yang berbahaya itu.

Menurut legenda yang beredar di antara penduduk lokal, seorang pria akhirnya membeli rumah ini pada tahun 1892 dan pindah ke dalamnya bersama istri dan ketiga anaknya. Tetangga melihat mereka pindah ke sana, membongkar barang-barang mereka dari mobil pengangkut dan membawanya masuk ke rumah.

Dan kemudian, tak ada apa-apa yang terjadi. Para tetangga tidak pernah melihat mereka lagi. Keluarga itu juga tak pernah meninggalkan rumah tersebut. Orang-orang berpikir itu sangat aneh untuk sebuah keluarga yang beranggotakan 5 orang menghabiskan semua waktunya dengan tinggal dalam rumah.

Ketika salah satu tetangga melihat ke dalam jendela kamar tidur yang ada disana, dia menemukan sebuah figur seorang wanita terlihat disana, mengenakan pakaian yang berwarna putih, berdiri di lantai dua dekat jendela itu. Figur itu tidak melakukan apa-apa, hanya berdiri disana memandangnya dalam-dalam. Ketika dia melihat di hari berikutnya kembali, dia melihat figur itu sekali lagi, berdiri dengan posisi yang sama. Tiap hari, kapan pun tetangga itu melihat ke dalam Mudhouse Mansion, figur itu selalu berada di sana. Berdiri persis di tempat yang sama.

Di hari yang ke 10, tetangga lalu memanggil polisi dan meminta mereka melakukan investigasi. Ketika para petugas kepolisian datang mendobrak masuk ke dalam mansion dan memanjat hingga di lantai dua gedung itu, mereka menemukan pemandangannya yang sangat mengerikan.

Kelima anggota keluarga itu tewas tergantung di langit-langit. Mereka semua mengenakan gaun malam yang berwarna putih. Terlihat seperti mereka telah melakukan bunuh diri. Figur yang tetangga tersebut lihat adalah ibu dari keluarga ini. Dan dia tidak tengah berdiri di depan jendela, dia tergantung di sana, sejak 10 hari lamanya.

Setelah itu, tak ada yang ingin tinggal di rumah itu dan masih ditinggalkan kosong hingga hari ini. Orang-orang masih datang mengunjungi mansion tua ini tetapi pemilik yang sekarang tidak membolehkan seorang pun untuk masuk ke dalamnya. Dia takut jika ada yang masuk ke dalamnya, mereka tak akan keluar lagi.

Anak-anak setempat menyebutnya “Mary’s House”(Rumah Mary) dan saling menceritakan tentang legenda terkenal Bloody Mary yang tumbuh di sana. Orang-orang yang tinggal di sekitar sana mengatakan pada malam yang gelap dan dingin, kadang-kadang kamu masih bisa melihat figur dari seorang wanita, yang mengenakan pakaian putih, berdiri tanpa bergerak di jendela lantai dua rumah itu.

Three Kings

Three Kings atau Tiga Raja adalah permainan pemanggil hantu yang menakutkan dan siapa saja yang memainkan ritualnya akan bisa berhubungan dengan dimensi yang lain.

Ritual Tiga Raja bisa sangat berbahaya, jadi kamu disarankan untuk tidak mencobanya. Dikatakan dengan memainkan ritualnya, kamu bisa berhubungan dengan suatu tempat yang disebut “The Shadowside”. Keberhasilannya tergantung bagaimana baik kamu melakukan intstruksi demi instruksi yang ada dalam ritual permainan ini.

Untuk memainkan permainan Tiga Raja, kamu membutuhkan suatu ruang yang hening dan kosong, lebih bagus lagi kalau tanpa jendela di ruangannya. Jika diperlukan, kamu bisa menutup jendela yang ada, dan pastikan ruangan tersebut gelap seluruhnya. Ruang ini dinamakan Ruangan Kegelapan.

Sebelumnya kamu membutuhkan tiga buah kursi, dua cermin yang besar, sebuah lilin, korek api, kipas angin listrik, dan sebuah jam yang memiliki alarm. Berikut instruksi dari Tiga Raja;

Langkah 1: Tempatkan sebuah kursi di tengah ruangan, menghadap utara. Ini adalah singgasanamu.

Langkah 2: Tempatkan dua kursi lainnya tepat di kiri dan kanannya, dan berhadapan pada singgasana milikmu. Kedua kursi ini akan dijadikan sebagai milik sang Ratu dan si Bodoh.

Langkah 3: Tempatkan dua buah cermin yang besar di atas kursi sang Ratu dan kursi si Bodoh. Cermin-cermin itu harus saling berhadapan satu sama lain. Dan jika kamu duduk di singgasanamu, melihat lurus ke depan, kamu harusnya hampir tidak bisa melihat pantulan dirimu dalam kedua cermin tersebut. Jika kamu melihat pantulan dirimu sendiri dengan sudut matamu, dan nyaris tidak bisa, itu berarti kamu sudah melakukannya dengan benar.

Langkah 4: Tempatkan kipas angin listrik dibelakangmu, menghadap pada singgasanamu, dan nyalakan kipas itu. Tinggalkan begitu saja.

Langkah 5: Padamkan semua lampu, biarkan pintu terbuka dan pergi ke kamar tidurmu.

Langkah 6: Taruh sebuah lilin, korek api, alarm jam, dan telepon selular tepat di samping tempat tidurmu. Atur alarm tersebut tepat pukul 3:30 AM (dini hari). Padamkan lampu dan tidurlah seraya memegang mainan masa kecilmu.

Langkah 7: Jika alarm itu berbunyi pada 3:30 AM, matikan dan bangkit dari tempat tidurmu, tapi jangan nyalakan lampu. Kamu memiliki 3 menit untuk menyalakan lilinmu dan jalan menuju ke Ruangan Kegelapan untuk duduk di singgasanamu. Kamu harus duduk disana tepat 3:33 AM.

Jika alarm tadi tidak berbunyi tepat pukul 3:30 AM, gagalkan ritual ini.

Jika pintu di Ruang Kegelapan tertutup (ingat, kamu tadi membiarkannya terbuka), gagalkan ritual ini.

Jika kipas angin tidak menyala (ingat, kamu tadi membiarkannya menyala), gagalkan ritual ini.

Jika kamu tidak duduk di singgasanamu tepat pukul 3:33 AM, gagalkan ritual ini.

Jika kamu ingin menggagalkan ritual ini, tinggalkan rumah segera. Setelah 4:44 AM, sudah aman untuk kembali ke rumah.

Jika semua berjalan sesuai rencana, kamu bisa melanjutkan ritual tadi. Duduk di singgasanamu, lihat lurus ke depan dan pandangi kegelapan yang ada. JANGAN melihat ke arah cermin.

Tidak ada lagi yang bisa di katakan, yang kamu tahu kini kamu tidak sendiri lagi. Jika kamu memiliki pertanyaan, kamu akan mendapat jawabannya. Kadang jawaban tersebut akan datang dalam bentuk pertanyaan baru.

Apapun yang kamu lakukan, pastikan JANGAN melihat langsung ke arah cermin atau lilin. Pandang lurus saja ke depan, dan jangan merasa takut juga. Kamu harus duduk disana hingga 4:44 AM. Tinggallah begitu saja dan jangan mencoba bergerak. Tidak apa-apa merasa gemetar sedikit. Kamu hanya butuh tinggal duduk disana paling tidak 1 jam dan 11 menit.

Tidak ditentukan kursi mana yang sang Ratu dan mana yang merupakan kursi si Bodoh. Karena itu semua adalah tugasmu untuk mencari tahu. Juga, menurut pandangan mereka, kamu juga bisa saja menjadi Ratu mereka atau si Bodoh. Karena itulah namanya, Tiga Raja.

JANGAN biarkan lilin itu padam atau ritual tersebut akan berakhir. Ini adalah sesuatu yang akan melindungimu. Ingat, kipas berada di belakang kamu. Tubuhmu berada diantara kipas dan lilin tersebut. Jika tubuhmu bergerak atau keluar dari kursi itu, kipas tadi akan segera meniup lilin itu. Lilin itu mungkin bisa menyelamatkan hidupmu.

Untuk mengakhiri ritual ini, kamu bisa meniup lilin itu pada pukul 4:44 AM.

Jika lilin itu padam sebelum 4:44 AM, tanggung sendiri akibatnya..

Hati-hatilah. Sebaiknya jangan mainkan permainan ini.