Shadow People

“Ini menakutkanku dan saya tidak mengetahui apa itu. Saya sudah melihatnya sejak saya masih seorang gadis kecil. Selalu berada diujung pandangan mataku sebuah bayangan hitam yang tinggi. Saya selalu merasa seperti sesuatu atau seseorang berada didekatku. Semalam ketika saya beranjak ke kamar tidurku. Dia ada disana. Berdiri disamping lemari pakaianku. Saya berlari naik ke lantai atas menangis dihadapan ibuku. Ibu turun untuk melihatnya dan mengatakan bahwa itu karena saya terlalu lelah saja. Tapi SAYA TAHU apa yang saya lihat. Sangat menakutkan. Saya tidak tahu apa itu. Saya memerlukan semua pertolongan yang ada!” – Jessica, menangis memohon bantuan, 10 Januari 2010.

Pernahkah kamu melihat sosok bayangan hitam seperti seseorang yang tiba-tiba muncul didekatmu? Melintas atau bahkan tinggal diam dan menyatu dengan kegelapan di sudut kamarmu? Disamping ranjangmu? Yang lebih menakutkan bukan hanya sosok misterius itu sendiri, melainkan tubuhmu yang seolah enggan bergerak merespon kehadirannya. Jika kamu pernah mengalaminya, kamu tidak sendiri.

Bayangan hitam itu entah apa sebutannya merupakan entitas yang dijumpai seseorang dalam hidupnya. Fenomena bayangan hitam tersebut bahkan terjadi hampir di seluruh dunia, merasuk ke cerita-cerita rakyat, membaur dalam kebudayaan. Kehadirannya bagi sebagian orang tidak begitu buruk, bahkan terkesan cukup ramah, di lain sisi sangat menakutkan, menggelisahkan. Beberapa orang ada yang menyebut bayangan hitam ini sebagai Shadow People, Shadow Being, Shadow Creatures, Watchers, Jin, Hantu, Pengembara Antar-dimensi, dan lain-lain.

Sosok bayangan hitam ini kadang tak memiliki bentuk yang jelas, dua atau tiga dimensi, namun kebanyakan sangat jelas seperti bayangan seorang manusia namun hanya sosoknya sepenuhnya hitam layaknya bayangan, bentuknya pun ada yang bertopi, bercadar, menjongkok, sekelebat hanya melintas, yang lebih menakutkan bermata merah. Menurut beberapa orang yang pernah berhadapan dengan sosok ini, waktu kemunculan yang paling sering adalah malam hari ketika mereka tengah terbaring di tempat tidur, dan tiba-tiba tersadar. Maka tak jarang, orang-orang mendefinisikan fenomena ini sebagai Sleep Paralysis – Ketindihan, Rep-Rep bagi sebagian orang Indonesia menyebutnya.

Saya pernah dikunjungi oleh apa yang saya anggap Bayangan yang sama tiga kali sepanjang hidupku, dan pengalaman-pengalaman itu telah menghantuiku sejak pertama. Ketika saya berusia enam tahun, saya melihatnya di rumah baru ayahku, menjulang di atas ranjangku. Saya tidak dapat bergerak, lalu saya tidak ingat apa yang terjadi selanjutnya. Yang saya ingat ketika itu hanyalah saya mencoba untuk berteriak, tapi seakan ada tekanan yang berat dan menakutkan diatas dadaku.” – Luke Purdy.

Menurut ilmu pengetahuan, ada alasan yang logis mengapa fenomena bayangan hitam dialami oleh seseorang ketika tengah tersadar dari tidurnya. April Haberyan, seorang profesor psikologi di Northwest Missouri State University, mengatakan bahwa kebanyakan penampakan bayangan hitam ini adalah produk dari mimpi-mimpi. Ketika orang-orang tengah tertidur dan masuk ke fase REM – Rapid Eye Movement, “Itu hal yang biasa bagi mereka untuk melihat sesuatu,” kata Haberyan. Rasa takut, kelumpuhan, dan kemunculan entitas itu semua normal. “Ada beberapa hormon dalam fase REM yang melumpuhkan sebagian besar otot-otot dan itu disebut Paradoxical Sleep,” katanya. “Walau ini terjadi selama fase REM, orang-orang ini tidak tertidur dan beberapa hormon itu masih menetap dalam tubuh mereka. Hormon itu bisa tinggal hingga delapan menit jadi mereka akan merasakan tekanan di dada mereka dan bisa melihat sesuatu.” Ketika orang-orang itu tersadar sepenuhnya, penampakan bayangan hitam itu berakhir – yang tertinggal hanyalah rasa takut.

Namun dari beberapa cerita orang-orang, sosok bayangan hitam ini terjadi bukan ketika mereka tengah tertidur dan mendadak terbangun. Dengan jelas mereka melihatnya dalam kehidupan sehari-hari, di tengah-tengah mereka ketika sedang melakukan aktivitas, dalam hal ini mereka sepenuhnya sadar. Dalam ilmu pasti, tentunya ini berkaitan dengan halusinasi yang tercipta akibat pikiran dari orang yang mengalaminya, mungkin karena pengaruh obat-obatan, fisik dan psikis yang lemah, atau bahkan sugesti dari kebudayaan atau kepercayaan yang dianut. Ada yang melihat penampakan bayangan hitam ini ramah terhadapnya, namun tidak sedikit juga yang merasa terancam akan keberadaannya.

Saya memiliki bayangan/roh dari seorang anak laki-laki yang masih muda dalam rumahku. Dia muncul dalam sosok hitam pekat. Dia usil, juga, tapi TIDAK jahat, atau buruk. Dia membiarkan kami mengetahui kehadirannya dengan bermain dengan hewan-hewan. Anak-anak kucing, anjing, dan lain-lain. BERMAIN, tidak jahat. Anjing-anjing dan anaknya mengibas-ibaskan ekornya. Dia bahkan menggerakkan Barbie-ku jika dia benar-benar ingin menarik perhatianku. Dan di hari yang lainnya dia tidak ingin pintu kamarnya tertutup, jadi dia membukanya. Dia anak yang baik.” – Kim Tamsor.

Orang-orang yang merasa terancam akan kehadiran bayangan hitam ini menemui bayangan yang berbeda-beda. Ada yang mengatakan sosok bayangan hitam yang mereka temui bermata-merah, bertopi koboi atau fedora, bercadar, atau hanya sebentuk bayangan hitam menyerupai manusia. Menurut mereka, sosok atau entitas ini menyerap rasa takut yang dikeluarkan tubuh mereka, yang lebih menakutkan mereka bahkan tidak hanya menyerap rasa takut, tapi jelas ingin menyerang mereka secara fisik.

Saya hanya berpikir sepertinya dia hanya ingin menunjukkan dirinya kepadaku. Saya sangat tertekan dan merasa bahwa dia menunjukkan dirinya hanya untuk menyerap energiku.” – Cody Lilly, yakin bahwa makhluk ini menyerap rasa takut yang keluar dari dalam dirinya, 2011.

Ketika baru saja ingin menyalakan lampu kamar sesosok bayangan hitam lalu muncul di hadapanku, hendak mencekikku. Saya lari keluar kamar dan turun secepatnya.” Ila Ingriawan, menangis setelah mengalaminya, 2012.

Menurut sistem kepercayaan atau agama, bayangan hitam ini sering disebut makhluk halus, makhluk jahat, yang akan memberi dampak buruk bagi manusia yang menemuinya. Di Islam, ada yang disebut Jin, yaitu makhluk halus yang bersemayam di kegelapan dan sering menggoda manusia yang pikirannya lemah. “Jin adalah sebuah entitas yang tak kasat mata dan diyakini keberadaannya oleh kebanyakan semua Muslim dan di cerita-cerita rakyat di Timur Tengah,” kata ahli kepercayaan, Dashti Namaste. “Jin dapat masuk dan keluar dari bentuk manusia seperti biasa, dan tiap manusia diyakini bisa berhubungan dengan sebuah Jin.” Walau ada Jin yang dikenal bisa sangat baik, Jin sejatinya makhluk yang jahat, muncul sebagai sosok kegelapan yang mengendap-endap diantara kuburan dan reruntuhan, menunggu jiwa-jiwa manusia yang tak sadar untuk dijatuhkan. Jin yang jahat, seperti iblis di Kristen, memperdaya dan bisa muncul sebagai roh dari seseorang yang kita cintai agar dapat masuk dengan mudah dalam kehidupan manusia.

Uskup James Long, pendeta Gereja Old Catholic St. Christopher di Louisville, Kentucky, yang telah mempelajari ilmu pengetahuan tentang entitas-entitas jahat selama bertahun-tahun mengetahui dengan baik apa itu Shadow People – baginya itu adalah sesuatu yang jahat. “Manusia Bayangan harus ditangani dengan serius dan mereka bisa menjadi sangat berbahaya,” katanya. “Ketika roh manusia mencoba memperlihatkan wujudnya, sosoknya berwarna hitam, atau lebih dikenal dengan Bayangan. Energi itu akan menunjukkan karakter fisik yang dimilikinya ketika masih hidup di dunia ini.” Menurutnya entitas ini bisa bergerak, berkomunikasi, bahkan menyerang, menarik energi dari korbannya. “Alaminya Bayangan yang menyerang sudah jelas jahat dan harus dihindari setiap saat,” kata Long. “Saya selalu menyarankan kepada siapapun yang menjadi saksi mata sebuah bayangan kegelapan untuk berhati-hati.”

Teman baikku, ketika masih kecil dia berbaring di ranjangnya dengan lampu yang menyala. Sesosok bayangan keluar dari kamar kecilnya dan mendekat ke tempat tidurnya. Bayangan itu mengeluarkan jarinya dan menyentuh kaki temanku itu. Dia berteriak dan bayangan itu langsung menghilang, dan orang-orang yang berada di rumah itu langsung mendatanginya ketika itu. Ayah temanku menyadari bahwa pintu kamar kecil di sana terbuka, dan orangtuanya tahu dia TIDAK PERNAH tidur tanpa menutupnya. Sebuah bekas titik hitam di kakinya tetap terlihat selama bertahun-tahun, tapi Bayangan itu tidak pernah kembali lagi. Hingga hari ini temanku tidak mengetahui apa yang terjadi, tapi dia tahu satu hal – itu nyata.” – Paul Sycros.

Wahde, seorang suku Indian Cherokee, mengatakan alam dari bayangan itu dalam tradisi Indian Amerika adalah kegelapan. “Mereka berbentuk seperti manusia, tapi tidak seperti orang pada umumnya,” kata Wahde. “Penampakan mereka sejatinya lebih menakutkan.” Menurutnya keberadaan bayangan ini adalah hasil perbuatan orang-orang penganut ilmu hitam yang menggunakannya untuk pengobatan dengan cara yang sesat. “Entitas ini bisa dibuat untuk mengecoh dalam pengobatan sesat atau ilmu hitam,” kata Wahde. “Mereka dapat menggunakan sosoknya untuk mengobati orang, atau menggunakannya untuk penyerangan secara spiritual.” Dalam bahasa Cherokee, penganut ilmu hitam ini disebut Sgili, atau penyihir. “Mereka hidup dalam alam yang sama, tapi tidak dapat disebut manusia.” Hal ini juga tidak asing didengar di Indonesia, dimana Jin sering digunakan oleh dukun atau praktisi ilmu hitam untuk menyalahgunakannya dengan tujuan menyakiti seseorang atau juga mengobati sebuah penyakit.

Pengembara Antar-Dimensi juga merupakan salah satu teori yang ada dan mendukung kehadirannya bayangan misterius ini. Ada yang beranggapan bahwa bayangan hitam mirip manusia ini merupakan makhluk astral yang hidup di dunia yang berbeda dengan manusia, namun mampu melakukan aktivitas perpindahan alam sehingga terjadi penampakan yang dilihat oleh manusia. Maka itu, mereka sering hanya terlihat sekelebat melintas atau hanya berdiam di sudut ruangan seolah mencari atau menunggu sesuatu. Ada juga yang terlihat hanya memperhatikan kita tanpa melakukan apa-apa, sehingga disebut Watcher – Penonton. Bagi orang awam, tak jarang kata Hantu juga dipakai menggambarkannya.

Terlepas dari berbagai cerita, penjelasan, kepercayaan, atau teori-teori yang ada, bayangan hitam atau Shadow Being belum jelas keberadaannya. Namun entah itu cerita lama atau baru saja terjadi, Manusia Bayangan ini masih terus diceritakan oleh orang-orang di berbagai tempat. Kepopuleran bayangan yang menggelisahkan ini ditandai dengan dibuatnya sebuah film berjudul “The Shadow People” (2011), yang menceritakan tentang kehidupan seorang gadis yang dihantui oleh sesosok bayangan yang mengancamnya, setelah sadar dari keadaan koma selama 9 bulan.

Di tahun 2013, film berjudul “Shadow People” juga dibuat menceritakan tentang orang-orang yang mati di dalam tidurnya setelah kedatangan sosok gelap menyerupai bayangan. Film ini diklaim berdasarkan kisah nyata.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s