The Body in The Bed

Gambar

The Body in The Bed merupakan urban legend yang menceritakan tentang pengalaman dari pasangan suami istri yang sedang berbulan madu dan menemukan sesuatu yang menyeramkan.

Seorang laki-laki dan perempuan yang merupakan suami istri pergi ke Las Vegas, Amerika Serikat untuk berbulan madu. Mereka lalu menyewa sebuah ruangan mewah di sebuah hotel di sana. Ketika mereka memasuki kamar mereka untuk pertama kalinya, bau busuk yang sangat menyengat tercium dari dalamnya. Sang suami kemudian menghubungi lobi hotel untuk meminta penjelasan dari manajer hotel tentang itu. Dia menjelaskan bahwa kamar mereka sangat bau dan mereka ingin kamar yang baru. Manajer itu meminta maaf dan mengatakan kepada lelaki itu bahwa kamar hotel mereka sudah penuh karena sebuah pertemuan yang kebetulan diadakan di sana. Manajer itu lalu menawarkan sebuah makan siang di restoran hotel sebagai gantinya, sementara dia akan mengirim seorang petugas kebersihan untuk membersihkan kamar mereka sehingga bau itu tidak ada lagi.

Setelah makan siang, pasangan itu kembali ke kamar mereka. Ketika mereka masuk ke kamar mereka kembali, bau yang sama tetap ada. Sekali lagi sang suami menghubungi lobi hotel untuk berbicara kepada manajernya, bahwa bau itu masih ada dan sangat busuk. Manajer itu memberitahu kepada laki-laki itu bahwa mereka akan mencoba mencari dan menemukan sebuah kamar untuk mereka di hotel lainnya. Dia kemudian menelepon beberapa hotel yang ada, tapi semua kamar hotel telah penuh karena ada pertemuan yang besar ketika itu. Manajer itu terpaksa mengabarkan kepada pasangan suami istri itu bahwa mereka tidak bisa menemukan satu pun hotel yang mempunyai kamar lebih, jadi mereka hanya bisa membersihkan sekali lagi kamar itu. Pasangan itu kemudian mengatakan ingin berjalan-jalan dan bermain di kasino sebentar, jadi dia memberikan mereka dua jam untuk membersihkan dan setelah itu mereka kembali lagi.

Ketika pasangan suami istri itu pergi, manajer dan seluruh petugas kebersihan hotel pergi ke kamar itu untuk menemukan apa yang membuat kamar itu berbau busuk. Mereka mencari di seluruh bagian kamar itu tapi tidak menemukan apa pun kendati para pelayan sudah mengganti seprainya, mengganti handuknya, menurunkan tirai jendela dan memasang yang baru, mencuci karpetnya dan membersihkan kamar itu dengan peralatan canggih milik mereka.

Dua jam kemudian, pasangan itu kembali lagi dan menemukan kamar mereka masih sama. Di titik ini, suami itu sudah tidak sabar lagi. Dia sangat marah dan memutuskan mencari sendiri sumber bau di kamar mereka, jadi dia mulai membongkar beberapa bagian di kamar itu seorang diri. Ketika dia menarik kasur teratas dari ranjangnya, dia kemudian menemukan sebuah jasad wanita di sana.

Jika kalian mengira urban legend tadi merupakan legenda dan memang seharusnya begitu, kali ini mungkin kalian salah. Urban legend ini ternyata benar-benar terjadi di beberapa tempat. Di tahun 1996, di Pasadena, California, seseorang yang bernama Lynn Nakamura yang berjalan dari Honolulu ke sana menyewa sebuah hotel untuk tinggal bersama saudaranya. Dia kemudian bercanda dan mengatakan “Sebaiknya kau memeriksa di bawah kasurmu, siapa tau kau menemukan sebuah mayat. Aneh jika kau menemukannya.”

Itu yang dia katakan sebelum dirinya bersama saudara laki-lakinya, Dennis Wakabayashi dari Los Angeles, lalu menyadari bau menyengat yang keluar dari ruangan Travelodge Pasadena pada 24 Juli tahun itu. Tidak mau meminta pindah kamar, mereka tidak mengetahui bahwa telah menghabiskan semalam di kamar itu dengan jasad seorang wanita.

Tahun 1999, di Atlantic City, Amerika Serikat, Saul Hernandez yang berusia 64 tahun dari Manhattan ditemukan tak bernyawa di kamar 112 Penginapan Burgundy Motor setelah dua orang turis warganegara Jerman tidur semalaman bersama bau tajam dari mayat yang membusuk di dalam kamar itu.

Pasangan itu sudah memberitahu kepada pihak penginapan tentang bau itu pada Rabu malam tapi masih tinggal di kamar itu untuk semalam. Pada hari Kamis, mereka mengadu kembali dan akhirnya diberikan sebuah kamar yang baru sementara penjaga hotel itu membersihkan kamar 112 dan akhirnya menemukan mayat itu.

Juli 2003, seorang petugas kebersihan menemukan jasad tertanam di bawah matras kamar Motel Capri di kota Kansas, Missouri. Pihak kepolisian dipanggil setelah pada Minggu sore harinya, seorang pelayan membersihkan kamar itu dan menemukan sesuatu yang tidak pernah diduga sebelumnya. Polisi lalu menjelaskan bahwa jasad itu sudah meninggal beberapa hari yang lalu sebelum ditemukan.

Sebelumnya seorang lelaki sudah menyewa kamar itu selama beberapa hari yang lalu dan mengadukan bau busuk dari kamar itu dua kali dalam tiga hari. Dia kemudian meninggalkan kamar itu di hari Minggu karena tidak bisa lagi menahan baunya.

Maret 2010, kepolisian kota Memphis menerima sebuah telepon dari pekerja sebuah motel lokal di sana. Di telepon itu, pekerja itu menjelaskan bau busuk yang tercium dari salah satu kamar motelnya. Polisi kemudian datang dan memeriksa kamar 222 di Budget Inn, dan akhirnya menemukan jasad dari Sony Millbrook di bawah tempat tidurnya. Kamar 222, sudah disewa selama lima kali dan dibersihkan berkali-kali oleh pekerja hotel sejak Millbrook dilaporkan hilang. Millbrook kemudian diyakini telah dibunuh sebelumnya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s