Black Magic

Black Magic merupakan urban legend yang menceritakan ilmu hitam yang ada di pulau Bali di Indonesia. Konon kisah ini berdasarkan pengalaman seseorang yang pernah ke sana.

Gambar

Amy memilih untuk mengunjungi Pantai Kuta yang ada di Bali, Indonesia ketika dia memiliki tawaran yang cukup murah dari bosnya yang memenangkan beberapa tiket pesawat ke Bali dari perusahaan kartu kreditnya. Amy dan kekasihnya kemudian sangat gembira dan tidak sabar untuk menghabiskan liburan romantis bersama di perjalanan lintas pulau pertama mereka.

Ketika sudah tiba di Bali, Amy dan kekasihnya menghabiskan waktu bersama dengan jalan-jalan. Namun mereka cukup hati-hati dengan orang-orang dan barang yang ingin mereka beli karena telah diwanti-wanti oleh temannya tentang penggunaan ilmu hitam di Indonesia. Walau begitu, mereka menghabiskan waktu yang cukup menyenangkan dengan berjalan-jalan di pasar jalanan, ke tempat spa, dan menikmati pijatan di tepi pantai. Malam pertama mereka di hotel, tidak terjadi apa-apa yang tidak biasanya.

Kejadian aneh justru terjadi tepat di malam terakhir mereka di Kuta, Bali. Ketika mereka tengah melewati sebuah jalan yang sunyi, seorang wanita muncul entah dari mana dan menawari mereka untuk menguncir rambut Amy ke dalam pilinan kepang kecil-kecil dengan harga yang cukup murah. Amy menolaknya dan langsung berlalu begitu saja. Ketika baru saja melalui wanita itu, wanita itu lalu menarik rambutnya dan bersikeras agar Amy menggunakan jasanya. Malam itu, Amy dan kekasihnya lekas bersiap tidur karena esok pagi harus mengejar pesawat untuk pulang.

Setelah beberapa saat, Amy lalu tertidur ketika matanya menutup tanpa beban. Di saat itulah, dia melihat sesosok bayangan putih mendekat ke arahnya dengan cepat. Amy langsung terbangun dan membuka matanya, namun dia tidak melihat apa-apa. Dia pikir dia tengah bermimpi jadi dia menutup matanya kembali dan berusaha untuk tidur. Lagi, bayangan itu muncul mendekatinya. Kali ini, Amy mulai berteriak ketakutan. Kekasihnya terbangun dan mendengar cerita yang dialami Amy. Kekasihnya berpikir mungkin itu karena Amy tidur menghadap di sebuah balkon di kamat hotel mereka, jadi dia menyuruh Amy untuk mengubah arah tidurnya dan mencoba untuk tidur kembali. Namun segera ketika Amy menutup matanya dan mulai tertidur, kejadian yang sama terulang lagi. Malam itu, Amy dan kekasihnya tetap terjaga dengan lampu kamar yang menyala.

Mungkin itu hanyalah imajinasinya, atau mungkin saja itu benar-benar ilmu hitam yang digunakan wanita tadi karena telah menolaknya. Tapi untungnya, tidak ada sesuatu yang buruk terjadi selama mereka tinggal empat hari dalam hotel itu.

Telepon Umum

Gambar

Telepon Umum merupakan urban legend yang beredar di internet dan kabarnya berasal dari Indonesia. Biasanya kisah ini diceritakan di seputar kampus-kampus yang ada di Indonesia, saat telepon genggam belum ada dan orang-orang masih menggunakan telepon umum untuk saling berkomunikasi.

Di suatu malam yang sudah larut, seorang mahasiswa sedang menggunakan telepon umum untuk bercakap-cakap dengan pacarnya lewat telepon. Mahasiswa ini sudah menelepon cukup lama. Walau dia sebenarnya mengetahui orang-orang mulai frustasi mengantri di belakangnya untuk menggunakan telepon itu juga, mahasiswa ini tidak menggubris mereka dan hanya melanjutkan percakapannya. Setelah beberapa saat, salah satu dari orang yang mengantri menegurnya dan mengatakan padanya bahwa dia telah menggunakan telepon itu dalam waktu yang lama, tapi mahasiswa itu tetap bergeming. Mahasiswa itu malah merasa terusik dengan orang-orang ini, yang tidak ingin ke telepon umum lainnya yang berada tak jauh dari sana.

Tak lama kemudian, suasana mendadak hening. Sejurus dengan itu, bau amis yang cukup tajam mulai menusuk hidungnya. Mahasiswa ini kemudian menyadari bahwa orang-orang yang ada di belakangnya sudah berkurang dan hanya menyisakan seorang saja. Ketika tanpa sengaja melihat ke bawah, mahasiswa ini menemukan bahwa orang yang berdiri di belakangnya itu ternyata tidak memiliki sepasang kaki – dia melayang. Sontak mahasiswa ini panik, tapi dia berusaha tenang dan memberitahu pacarnya bahwa dia harus kembali ke asrama karena koinnya sudah hampir habis. Setelah menutup teleponnya, mahasiswa ini langsung membalikkan badannya dan berlalu secepat mungkin. Dia bahkan tidak berani untuk melihat wajah orang itu.

Sementara menunggu lift di asramanya, mahasiswa ini mencoba bersiul untuk menutupi ketakutan yang dirasakannya. Ketika lift itu akhirnya tiba, dia segera masuk dan memencet nomor di mana lantai kamarnya berada. Dalam lift itu, mahasiswa ini tiba-tiba mendengar suara orang yang tadi menegurnya di telepon umum, tertawa cekikikan dan berkata “Jadi koinmu sudah habis, hah?”

Lawang Sewu

Gambar

Lawang Sewu merupakan sebuah gedung di Semarang, Jawa Tengah yang merupakan kantor dari Nederlands-Indische Spoorweg Maatschappij atau biasa dikenal dengan nama NIS. Gedung ini kini selain sebagai tempat wisata sejarah juga sering dijadikan sebagai tempat untuk menguji keberanian atau dengan kata lain wisata mistis. Konon gedung ini memang terkenal akan keangkerannya.

Dibangun pada tahun 1904 dan selesai pada tahun 1907, Lawang Sewu berada di bundaran Tugu Muda yang dahulu disebut Wilhelminaplein. Masyarakat setempat menyebutnya ‘lawang sewu’ yang berarti ‘seribu pintu’ karena bangunan tersebut memiliki pintu yang sangat banyak sehingga masyarakat menganggapnya begitu. Meski kenyataannya pintu yang ada tidak sampai seribu. Bangunan ini juga memiliki banyak jendela yang tinggi dan lebar, sehingga masyarakat sering menganggapnya sebagai pintu -yang dalam bahasa setempat ‘lawang’.

Bangunan kuno dan megah berlantai dua ini setelah kemerdekaan Republik Indonesia dipakai sebagai kantor Djawatan Kereta Api Repoeblik Indonesia (DKARI) atau yang sekarang menjadi PT. Kereta Api Indonesia. Selain itu bangunan bersejarah ini pernah dipakai sebagai Kantor Badan Prasarana Komando Daerah Militer (KODAM IV/Diponegoro) dan Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Perhubungan Jawa Tengah.

Pada masa perjuangan gedung ini memiliki catatan sejarah tersendiri yaitu ketika berlangsung peristiwa Pertempuran Lima Hari di Semarang (14 Oktober 1945 – 19 Oktober 1945), gedung tua ini menjadi lokasi pertempuran yang hebat antara pemuda AMKA atau Angkatan Muda Kereta Api melawan Kempetai dan Kidobutai, Jepang. Maka dari itu pemerintah kota Semarang dengan Surat Keputusan Wali Kota Nomor 650/50/1992, memasukkan Lawang Sewu sebagai salah satu dari 102 bangunan kuno atau bersejarah di kota Semarang yang patut dilindungi.

Namun ketenaran Lawang Sewu diantara masyarakat perkotaan bukan berasal dari cerita sejarahnya, melainkan dari cerita mistis yang kuat yang tersimpan rapat di tiap sudut dan ruangan di dalam gedung yang memiliki banyak pintu ini. Bahkan Lawang Sewu kini sudah menjadi ikon mistis di Jawa Tengah.

Lawang Sewu dipercaya oleh sebagian orang banyak ditinggali hantu-hantu Belanda dan Jepang. Hantu-hantu yang sering dibicarakan warga sekitar adalah arwah para tentara Belanda dan Jepang yang konon masing-masing punya daerah kekuasaannya sendiri-sendiri didalam gedung yang besar ini.

Di pintu depan paling barat bangunan tua itu dipercaya dikuasai oleh sosok hantu tentara Belanda. Disana kerap muncul sosok penampakan hantu berpakaian seragam serdadu lengkap dengan membawa senjata laras panjang seolah-olah sedang berjaga disana.

Lain lagi di salah satu ruangan yang berada paling depan yang ditengarai dulunya menjadi pos penjagaan tentara Nipon, di sekitar tempat itu dikuasai oleh sosok hantu yang berwujud serdadu Jepang. Namun, menurut cerita yang berkembang makhluk halus ditempat ini terlihat bengis dan kejam. Kumisnya panjang melintang dan kemana-mana selalu terlihat membawa sebilah pedang samurai yang panjang.

Selain hantu tentara Jepang, sosok hantu perempuan juga ada dilaporkan oleh beberapa pengunjung yang pernah masuk ke dalam. Dari dalam gedung tersebut sering kali terdengar jeritan-jeritan suara perempuan yang diperkirakan jeritan itu berasal dari jerit noni-noni Belanda. Bahkan, setiap kali muncul jeritan pasti diikuti suara derap langkah sepatu laras tentara Belanda dan Jepang. Seolah arwah mereka kompak, namun suara jeritan itu di yakini sebagai suara noni Belanda yang dinamakan Van Halen yang ketakutan ketika melihat aksi pembantaian Jepang terhadap tentara-tentara Belanda.

Konon, banyak tentara Belanda yang tewas disembelih tentara Jepang. Sehingga suara jeritan itu kadang disusul jeritan tentara Belanda yang kesakitan. Namun, dari sekian banyaknya makhluk halus yang ‘menjaga’ gedung Lawang Sewu tersebut, menurut beberapa paranormal asal Semarang tidak akan mengganggu masyarakat apabila nekat masuk ke sana.

Walau ada perkataan demikian, tidak serta-merta menenangkan sebagian pengunjung yang mendatangi Lawang Sewu dari berbagai daerah lain. Cerita-cerita seram tetap bermunculan seputar gedung tua tersebut. Sebuah cerita seru datang dari seseorang yang menceritakan pengalaman bersama teman-temannya ketika mengunjungi Lawang Sewu. Ketika berada disana seolah merasa dikejar-kejar oleh sosok makhluk halus yang berada disana, mereka yang ketakutan lalu lari tidak terkecuali pengantar mereka.

“Bagi orang-orang yang memiliki indera ke enam, pasti akan merasakan seperti lagi melewati orang-orang yang berdansa ketika tiba di ruang dansa dalam gedung tersebut”. kata salah seorang pengunjung yang lain.

Tidak hanya itu saja, sebuah program uji nyali yang dimiliki salah satu stasiun televisi swasta yang berada di Indonesia pernah melakukan proses syuting di Lawang Sewu ini. Kabarnya, ketika melakuakan itu peserata uji nyali yang sudah dipersiapkan merasakan adanya penampakan-penampakan di sekitar mereka. Konon, peserta itu mengalami stress selama bertahun-tahun setelah itu.

Noni Belanda yang juga menghantui tempat itu sering dilaporkan mengikuti orang-orang yang mengunjungi tempat ini dari belakang mereka. Menurut orang yang bisa ‘melihat’ atau memiliki indera ke-enam, hantu noni-noni Belanda disana adalah hantu yang paling kuat di Lawang Sewu dan wujudnya sangat cantik.

Ruang bawah tanah juga dilaporkan beberapa orang sering terlihat penampakan korban-korban perang dahulu diikuti oleh bau tak sedap dengan perasaan yang tak mengenakkan. Cerita-cerita kehilangan atau ada yang hilang sejak pergi mengunjungi Lawang Sewu juga membuat bulu kudukku kita berdiri mendengarnya.

Bagi sebagian yang telah mendengar cerita-cerita seram juga kadang tidak menyurutkan rasa penasaran mereka tentang tempat ini. Mereka malah bersemangat ingin mengunjunginya demi merasakan pengalaman-pengalaman yang tidak biasa mereka alami. Bisa dikatakan Lawang Sewu bukan hanya tempat wisata bersejarah namun juga tempat wisata mistis yang menakutkan yang ada di Indonesia. Kadang karena hal ini ada yang menyebutkan Lawang Sewu tidak hanya memiliki arti seribu pintu tapi juga seribu hantu.

Rumah Hantu Darmo

Gambar

 

Gambar oleh Dave Freddy di Flickr

Sebuah urban legend paling tersohor di Surabaya, Rumah hantu Darmo. Berbagai kisah mistis mengiringi keberadaan rumah yang terletak di perumahan elite Darmo di kawasan Surabaya bagian barat ini, tepatnya di jalan Raya Puncak Permai.

Bagi beberapa sumber bahkan mengatakan, tak hanya sebuah rumah hantu di Darmo saja yang memiliki misteri, menurut mereka hampir semua dari perumahan itu adalah tempat yang angker dikarenakan merupakan tempat pembuangan makhluk-makhluk halus dari berbagai penjuru dikota ini.

Menurut legenda, kejadian-kejadian ganjil diseputar rumah ini berawal dari kejadian pada tahun 1980an. Pernah terjadi pembunuhan sekeluarga yang terdiri dari suami istri dan ketiga orang anaknya. Bahkan, untuk beberapa lama garis polisi masih sempat menutupi rumah ini. Namun dari beberapa sumber juga ada yang mengatakan, bahwa terbunuhnya keluarga itu dikarenakan adanya perjanjian dan semacam pesugihan dengan jin.

Sejak itu, rumor hantu berkembang disekitarnya. Mulai dari seseorang yang terdengar menangis di malam hari dari dalam rumah itu, munculnya penampakan seorang wanita yang kerap menggoda pemakai jalan yang lewat disana, sampai tumbuhnya sebuah pohon besar didepan rumah yang tidak dapat ditebang sehingga akhirnya membuat rumah tersebut susah terjual, lalu kemudian ditinggalkan kosong begitu saja.

Seorang pengendara motor yang pernah lewat sana menceritakan pengalamannya. Ketika lewat situ dia tak sengaja melihat dari arah samping tiang kanan dilantai 2, dia langsung terkejut ketakutan mendapati sesosok wanita berwujud kuntilanak dengan mata merah menatapnya. “Kita kayak bertatap muka langsung…” menurutnya mimik wajah kuntilanak itu seperti marah. Dia dan teman-temannya yang ada pada saat itu juga segera meninggalkan tempat itu. Sampai sekarang mimik kemarahan dan mata merah milik kuntilanak tersebut, masih membuatnya merinding jika mengingatnya kembali.

Seorang pemuda juga pernah merasakan hal mistis ketika mencoba uji nyali di Rumah Darmo ini. Ketika itu dia bersama saudara dan teman-temannya masuk dan merekam menggunakan camcorder di dalam rumah ini. Tak berapa lama, saudara pemuda ini kerasukan dan mengatakan hal-hal yang tak jelas. Tak berapa lama, penampakan sosok kakek-kakek muncul di hadapan mereka. Entah bagaimana, kakek itu menghilang dan saudaranya kembali sadar. Namun ada satu hal yang menurutnya bukti yang paling meyakinkan bahwa rumah itu berhantu yaitu rekaman camcorder mereka menangkap sosok kakek itu.

Kereta Api Manggarai

Gambar

Cerita ‘Kereta Hantu’ sudah banyak terjadi di berbagai kota bahkan Jepang dan Korea juga memiliki urban legend yang sejenis. Kereta Api Manggarai merupakan salah satu legenda perkotaan tentang kereta berhantu yang menyeramkan dari Indonesia.

Kereta yang berada di jalur Jakarta-Bogor ini sebenarnya sudah tidak asing lagi bagi mereka yang biasa naik kereta rel listrik (KRL). Bahkan kisah-kisah misteri juga telah banyak diceritakan mengenai rel kereta tersebut.

Suatu malam, tiba-tiba sirene pintu lintasan berbunyi seperti ada kereta yang akan melintas padahal itu sudah diluar jam operasi KRL. Menurut penjaga pintu di Bukit Duri jam menunjukkan pukul 4 dinihari ketika dia mendengar bunyi tersebut sekaligus mengejutkannya, karena seharusnya tak ada kereta yang melintas pada jam-jam itu. Belum sempat berpikir panjang, mendadak melintas sebuah rangkaian kereta api dari arah Bogor dengan kecepatan 60-80 km/jam. Kereta itu menarik 4 buah gerbong tanpa penumpang dan juga tanpa seorang masinis yang mengendarainya, penerangannya pun tak dinyalakan, semua dalam keadaan gelap.

Terkait kejadian aneh tersebut, para petugas KRL disana juga tak dapat menjelaskan bagaimana kereta itu bisa meluncur di luar jam operasinya. Yang mereka tahu kereta tersebut melintas di jalur tiga kereta dan berhenti di tanjakan arah stasiun Cikini.

Menurut mereka, secara teknis kereta tersebut baru beroperasi pukul 5 subuh namun tetap saja mereka tak dapat menemukan petunjuk mengapa hal itu terjadi. Yang lebih mengejutkan, aliran listrik untuk menjalankan kereta tersebut belum berjalan, sehingga hal itu sangat tak masuk akal. Rumor hantu pun dikait-kaitkan dengan peristiwa ini, ada yang mengatakan tempat itu memang sudah angker dan makhluk halus yang berada disitulah yang menjalankan kereta api tersebut. Belum lagi menurut pengakuan sejumlah penjaga perlintasan kereta, ketika melihat kereta tersebut melintas bulu kuduk mereka terasa berdiri, entah karena terpaan angin dari kereta atau pertanda adanya makhluk halus.

Legenda yang paling sering diceritakan seputar Kereta Hantu Manggarai adalah penumpang yang menaiki sebuah kereta di luar jam operasi.

Suatu waktu, ada seorang mahasiswa dari arah Jakarta tiba di stasiun yang berada di Depok pada hampir pukul 12 tengah malam. Saat itu, pemuda tersebut terlihat kebingungan mencari angkutan lain untuk meneruskan perjalanannya dari stasiun pulang ke rumahnya. Melihat itu, dia pun dihampiri oleh seorang petugas kereta api yang sedang berjaga malam. Petugas itu terkejut setelah menanyakan asalnya dan bagaimana dapat tiba di stasiun ini padahal jam operasi sudah lewat. Mahasiswa tersebut menceritakan bahwa dia naik sebuah kereta dari Stasiun Pancasila. Saat naik, dia tidak merasakan hal yang aneh walaupun saat itu keadaan kereta sangat sepi. Dia sempat terheran-heran melihat beberapa penumpang yang naik kereta tersebut mengenakan pakaian serba putih dan mereka duduk diam dan terjejer rapi, tapi dia tidak berpikir terlalu jauh tentang itu. Yang dia tahu hanyalah ingin segera pulang ke rumahnya. Pemuda itu lalu melanjutkan ceritanya, saat itu dia duduk disamping seorang lelaki paruh baya yang tengah membaca koran ketika lelaki itu sudah selesai membacanya, mahasiswa tersebut karena kebosanan akhirnya dia meminjam koran milik lelaki tersebut untuk dibacanya.

Ketika kereta api telah tiba di Stasiun Depok Baru, tanpa sadar dia langsung turun dari kereta tersebut tanpa mengembalikan koran yang masih digenggamnya. Setelah menceritakannya kepada petugas yang menanyainya, dia segera melihat koran itu dan tiba-tiba badannya lemas. Koran itu adalah terbitan tahun 1953.

Cerita ini tak hanya dialami oleh mahasiswa tadi, cerita serupa juga banyak menimpa beberapa orang dan membuat mereka berjaga-jaga ketika ingin menaiki KRL tersebut terutama pada malam hari, dan tanpa ada yang menemani.

Rumah Gurita

Gambar

Rumah Gurita yang berada di kota Bandung, Jawa Barat ini sudah bertahun-tahun menjadi urban legend yang sampai sekarang misterinya belum pernah terpecahkan. Rumah ini dipercaya merupakan tempat dilakukannya ritual-ritual sesat.

Rumah Gurita merupakan nama yang diberikan pada bangunan ini, karena dibagian atas rumah tersebut ada sebuah patung gurita raksasa berwarna hitam dengan mata berwarna merah. Sosok gurita inilah yang membuat rumah ini tampak mengerikan dan menimbulkan misteri. Namun misteri rumah itu tidak hanya itu, menurut beberapa orang yang pernah ingin memasuki rumah tersebut tidak bisa menemukan jalan masuk ke sana. Rumah itu seperti tertutup oleh rumah-rumah yang berada disekelilingnya.

Seseorang yang pernah masuk ke sana menceritakan bahwa jika ingin masuk ke dalam Rumah Gurita ini, kamu harus menemukan sebuah rumah yang didepannya tertulis “DILARANG PARKIR DI DEPAN RUMAH NO. 4 DAN NO. 6”, hal ini sangat aneh karena rumah itu tampak seperti rumah pada umumnya. Nomor rumah tersebut juga terlihat aneh, pemiliknya memasang 3 buah nomor yang berbeda-beda pada rumah itu dan mengurutkannya menjadi 6 6 6 dari atas ke bawah. Angka 666 yang tertera disana, tentu bagi sebagian orang mengkait-kaitkannya dengan Lucifer –malaikat penghuni neraka.

Seakan menambah misteri yang ada di Rumah Gurita itu tampak dari luar kaca jendelanya sejumlah gambar wajah-wajah yang tertempel disana dan tampak sudah sangat tua. Bukan itu saja, kartu domino, kartu remi yang besar juga terpajang disitu. Dilantai duanya terlihat gambar Yesus beserta ke 12 orang lainnya, entah itu rasul atau bukan tidak diketahui pasti.
Yang lain mengatakan ketika ingin masuk ke dalam rumah tersebut, konon di depan pintunya ada sebuah patung ular raksasa yang seakan menjaga pintu masuk rumah tersebut.

Misteriusnya Rumah Gurita ini, membuatnya di terpa macam-macam rumor yang tidak baik. Ada yang bilang rumah tersebut merupakan Gereja Setan yang umatnya suka menjaring anak-anak muda dengan daya magis yang mereka miliki. Mengantar mereka menjadi penyembah setan dengan segala ritual yang menyesatkan dan bisa dibilang mengerikan. Karena salah satu ritualnya ada yang mengatakan mengharuskan umatnya memakan sebuah janin hasil aborsi, ritual ini dinamakan Perjamuan Kudus.

Sebuah cerita mengatakan seseorang yang berhasil pernah masuk ke dalam Rumah Gurita dengan kedok mengadakan penelitian dan mempelajari seluk beluk arsitek rumah tersebut, disambut oleh seorang penjaga rumahnya. Setelah melihat-lihat ke dalamnya dia pun pamit pulang. Namun kejadian aneh menimpanya keesokan hari. Ketika dia baru saja bangun dari tidurnya, tubuhnya terasa sakit dan setelah diperiksa ternyata ada banyak bekas cakaran di punggungnya, entah darimana dia mendapatkannya.

Walau begitu, beberapa tulisan juga memuat cerita dari pemilik rumah tersebut. Katanya pemilik Rumah Gurita itu adalah seorang pengusaha minyak yang sangat mencintai seni. Menurut pengakuannya, yang membuat bangunan tersebut seperti yang ada sekarang adalah teman-teman senimannya yang merancang rumah itu. Dan dipilihnya sosok gurita raksasa dibagian tas rumahnya itu cuma sebagai penanda kesuksesan usahanya dalam menjalankan bisnis. Katanya patung tersebut menggambarkan kekuatan bisnisnya yang tak akan lari kemana-mana dan gurita merupakan simbol yang tepat dalam melukiskannya.

Sebagian warga yang tinggal di dekat rumah itu mengaku bahwa sebenarnya tidak ada keanehan di rumah tersebut. Patung gurita raksasa yang menempel di atap rumah itu katanya adalah wadah penampung air. Menurut mereka, dibagian kepala gurita itu didalamnya terdapat ruangan kosong untuk menyimpan air. Nama Rumah Gurita juga masih asing oleh warga yang lebih dulu tinggal dekat sana, mereka biasa menyebut rumah itu sebagai “Rumah Cumi”

Terlepas dari cerita itu, rumor sudah terlanjur berkembang bahkan beberapa cerita juga mengatakan tempat itu sering dijadikan tempat pemanggilan roh-roh dan juga dihuni oleh banyak makhluk halus.

Rumah Pondok Indah

Gambar

Jalan Metro Pondok Indah no. 83, Jakarta Selatan- memiliki sebuah rumah yang kabarnya dihantui oleh seorang lelaki paruh baya dan seorang wanita yang kerap berjubah putih. Rumah yang satu ini memang berkesan mati, tidak ada penerangan yang diaktifkan dirumah ini dan letaknya persis dipinggir jalan ramai depan Pondok Indah Mall.

Rumah tersebut terletak diantara jalan dari arah Ciputat ke arah Pondok Indah Mall, sekitar 5 rumah setelah bunderan Pondok Indah disebelah kiri. Pemilik pertama sampai keempat rumah tersebut kabarnya meninggal disitu, salah satunya tenggelam di kolam renang.

Menurut urban legend yang beredar, pada tahun 1983 rumah Pondok Indah ini dulunya adalah milik sekeluarga warga negara asing. Kabarnya, sekeluarga beranggotakan 7 orang ini ditemukan tewas dirumah tersebut setelah terjadi perampokan disertai pembunuhan. Korban diantaranya masih anak-anak termasuk juga pembantunya.

Sejak itu, kejadian demi kejadian yang ganjil mulai sering terjadi disekitar rumah itu. Pemilik yang tak jelas juga kabar lain yang mengatakan rumah ini dimiliki oleh salah satu bank ini, hanya menambah misteri yang ada. Entah bagaimana, ternyata ada yang membeli atau menyewa rumah ini, kabarnya seorang warga negara asing yang lain.
Tak sampai beberapa lama, penghuni baru ini melaporkan bahwa dia sering diganggu makhluk-makhluk halus ketika berada didalam rumah ini. Pengalaman itu membuatnya menjual kembali rumah ini. Sempat ada yang menyewa beberapa kali, tapi selalu tidak tinggal lama, para penghuninya mengatakan tak kuat berada disana.

Menurut cerita penduduk yang tinggal didaerah sana, beberapa paranormal sudah sempat didatangkan baik dari pulau Jawa maupun dari luar, tapi tetap tidak mampu mengusir makhluk-makhluk halus yang berdiam disana. Menurut seorang yang pernah menjadi satpam disana dan juga dengan bantuan seorang wartawan yang memiliki kemampuan gaib, 7 warga negara asing korban pembunuhan itu memang menghantui rumah ini tapi, sesungguhnya mereka tidak mengganggu warga. Justru hantu-hantu yang dari luar dan menetap dirumah inilah yang kerap menggangu orang-orang yang lewat disekitarnya. Menurutnya lagi, hantu-hantu itu memang lebih ganas dan menakutkan daripada hantu warga negara asing itu, walau mereka pemilik awalnya.

Pada tahun 2002, terjadi suatu kasus yang sangat menghebohkan warga sekitar. Kasus itu adalah hilangnya seorang tukang penjual nasi goreng di depan rumah kosong ini. Kejadian ini menghebohkan karena di depan rumah tersebut masih tertinggal gerobak nasi gorengnya ketika itu. Konon katanya malam sebelum hilang, tukang nasi goreng itu hendak mengantar nasi goreng yang dipesan oleh seorang wanita dari dalam rumah tersebut. Namun, ia tak pernah keluar lagi sejak itu.