Midnight Bride from Radovan

312357_427605323991910_1750189672_n

Di dalam hutan Radovan di Romania ada sebuah urban legend yang menceritakan tentang hantu seorang wanita yang menghantui hutan itu selama bertahun-tahun. Kabarnya, hantu wanita itu selalu bergentayangan di sekitar hutan itu, mengganggu lelaki yang melewati jalan itu dengan menumpang kendaraannya, lalu menghilang begitu saja ketika tidak diperhatikan. Hantu wanita itu akan menghentikanmu jika masuk ke hutan itu, menakuti-nakutimu. Jika kamu mengenalnya, kamu akan tahu bahwa dialah Pengantin dari Hutan Radovan.

Legenda ini telah bertahan sejak berpuluh-puluh tahun yang lalu hingga sekarang. Masyarakat tidak akan melupakan bagaimana sebuah cerita kelam pernah terjadi di Radovan, yang akhirnya menjadi latar belakang urban legend Pengantin Tengah Malam di Radovan. Sebuah cerita yang menyedihkan di mana seorang gadis cantik tidak pernah menemukan kedamaiannya bahkan setelah kematiannya.

Legenda ini berawal di tahun 1940an, di mana pernah hidup seorang gadis cantik bernama Ileana. Di musim semi tahun itu, gadis belia berusia 17 tahun itu meninggalkan kampungnya di Moldova untuk mencari uang di Radovan, Romania. Dia datang ke kota itu bersama salah satu adik perempuannya dan kemudian mendapatkan pekerjaan di salah satu rumah di Marin Mitran. Ketika pertama kali datang di tempat itu, semua lelaki terpana melihat kecantikan Ileana dan langsung ingin mendekatinya. Namun, Ileana telah bertekad untuk mencari uang di tempat itu dan tidak memikirkan yang lainnya, terlebih harus berurusan dengan para lelaki. Yang dia tahu hanyalah mencari uang, untuk membiayai keluarganya yang miskin di Moldova.

Setelah cukup lama tinggal di Marin Mitran, Ileana seolah menjadi pusat perhatian di daerah itu. Beberapa pria tidak hentinya ingin mendekatinya, namun sekali lagi, selalu ditolaknya. Entah bagaimana nasib sial akhirnya menimpa gadis cantik itu. Tiba-tiba di suatu waktu, Ileana sudah diperkosa oleh salah satu pria yang ditolaknya dan kini telah mengandung anaknya. Meski menyangkalnya, Ileana tidak sanggup melawan pandangan miring orang-orang terhadapnya. Di masa itu, seorang wanita yang hamil di luar nikah, dan tanpa suami, selalu dianggap sebagai wanita yang terkutuk dan tidak baik.

Tidak bisa menahan rasa malu yang dideritanya, Ileana kemudian keluar pagi-pagi sekali dari rumah dan menuju ke hutan yang ada di Radovan. Di sana, dia menggantung lehernya di sebuah pohon dan mengakhiri hidupnya sendiri. Beberapa hari kemudian, orang-orang di Radovan menemukan mayatnya dan beranggapan bahwa Ileana melakukan itu karena tidak sanggup lagi menahan aib yang dibawanya bersama anak yang ada di rahimnya.

Ketika mayat Ileana, akhirnya diturunkan dan polisi datang memeriksa mayatnya, mereka kemudian memutuskan untuk melakukan otopsi terhadap dirinya dan mencari tahu apakah benar dia bunuh diri karena itu. Pihak kepolisian kemudian memanggil seorang dokter untuk memotong perutnya dan memeriksa kandungannya. Masyarakat yang melihatnya, kemudian terperanjat ketika menemukan bahwa Ileana ternyata tidak sedang mengandung. Dia selalu jujur dengan apa yang dikatakannya, namun pandangan buruk orang-orang terhadapnya telah memaksanya melakukan itu semua. Pada dasarnya, Ileana mengakhiri hidupnya tanpa satu pun kesalahan yang dibuatnya. Semua orang yang telah melakukan itu padanya, akhirnya menangis dan menyesal.

Meski begitu, sebagian dari mereka tetap menyalahkan Ileana karena telah melakukan bunuh diri. Bunuh diri, merupakan sebuah dosa besar dan bagi yang melakukannya, tidak ada pemakaman yang pantas untuk dirinya, selain dikuburkan begitu saja tanpa pemberkatan dan doa-doa.

Akhir yang tragis bagi kehidupan Ileana, seolah bukan menjadi ujung penderitaannya. Setelah dikuburkan, beberapa orang memang mengunjungi makamnya, namun tidak ada satu pun dari keluarganya. Saudaranya hanya mengabarkan kematian Ileana di Radovan, tapi tidak ada yang bisa mengunjunginya karena keluarganya sangat miskin. Semenjak itulah, tidak lama kemudian, orang-orang mulai menceritakan penampakan hantu Ileana di sekitar pemakamannya, dan di jalanan yang melewati hutan Radovan di tengah-tengah malam hari. Mereka kemudian mengenal Ileana sebagai Pengantin Tengah Malam dari Radovan. Tidak itu saja, menurut legendanya, tiap orang yang mengetahui kisah tragis hidupnya, juga akan dihantui oleh arwah penasaran Ileana.

Castelul Iuliei Hasdeu

Castelul Iuliei Hasdeu

Castelul Iuliei Hasdeu atau Istana Iulia Hasdeu merupakan salah satu istana tertua di Romania. Berdiri di kota Campina, Romania, istana itu pertama kali dibangun di tahun 1893 hingga selesai pada tahun 1896. Konon istana ini merupakan tempat di mana hantu Iulia Hasdeu selalu bergentayangan.

Catelul Iuliei Hasdeu yang menjadi tempat di mana urban legend tentang Iulia Hasdeu beredar, sebenarnya berawal dari cerita sedih yang melatarbelakangi pembangunan istana ini. Iulia Hasdeu merupakan seorang anak dari penulis, psikolog, sejarahwan, dan juga politisi yang bernama Bogdan Petriceicu Hasdeu. Lahir di tanggai 14 November 1869, Iulia merupakan seorang anak perempuan yang cerdas. Sejak kecil dia sudah pintar menulis, bahkan di usia yang ke 8 tahun dia sudah menulis tentang Mihai Viteazu – salah satu pahlawan nasional Romania – dan menguasai bahasa Perancis, Inggris, dan Jerman. Di usia yang ke-11, dia lulus sekolah tingkat menengahnya untuk pertama kali. Iulia Hasdeu juga merupakan satu-satunya perempuan Romania yang belajar di Universitas La Sorbonne di Perancis. Iulia Hasdeu dikenal dengan karya-karya seninya yang berupa tulisan, puisi, dan beberapa prosa. Dia juga sangat senang dengan bahasa asing, memainkan piano dan canto – itu semua dia pelajari sendiri. Namun menginjak usianya yang ke-18, Iulia menderita penyakit TBC (tuberculosis) dan membuatnya harus meninggal karena penyakitnya itu, di usia yang sangat muda.

Julia Hasdeu2

Bogdan Petriceicu Hasdeu, ayahnya yang sangat mencintai anak perempuannya ini, merasa sangat kehilangan dengan kematian anaknya. Dirundung duka yang mendalam, kehidupan B. P. Hasdeu kemudian perlahan berubah dari seorang politisi dan sejarahwan menjadi seorang praktisi spiritual. Itu dilakukannya sendiri agar bisa tetap berhubungan dengan Iulia, putri kesayangannya. Wujud rasa cinta seorang ayah kepada anaknya itu, kemudian mendorong B. P. Hasdeu membangun sebuah istana untuk putrinya itu, dan menamakannya Castelul Iuliei Hasdeu – Istana Iulia Hasdeu.

Kendati membutuhkan beberapa kali perbaikan, Istana Iulia Hasdeu akhirnya didaftarkan menjadi salah satu monumen bersejarah rakyat Romania di tahun 1955, setelah bangunan itu melewati perang dunia pertama dan kedua. Tahun 1994, istana ini kemudian dijadikan museum kenang-kenangan B. P. Hasdeu, di mana di beberapa ruangannya menampilkan beberapa perabotan, barang-barang pribadi keluarga Hasdeu, foto-foto, dokumen, tulisan, dan lainnya. Di salah satu sisi di dalam bangunan tersebut, juga bisa ditemukan sebuah kamar di mana seluruh dindingnya berwarna hitam. Kabarnya di kamar inilah, Bogdan Hasdeu melakukan praktik spiritualnya untuk berkomunikasi dengan Iulia.

Setelah kematian, B. P. Hasdeu, Istana Iulia Hasdeu itu kemudian berubah menjadi bangunan berhantu yang penuh dengan legenda keluarga Hasdeu. Beberapa orang mengatakan melihat penampakan hantu perempuan muda yang dipercaya sebagai wujud arwah Iulia Hasdeu di sekitar pekarangan istana itu. Dia sering muncul dengan mengenakan gaun putihnya dan serangkai bunga Daisy di tangannya. Konon, jika kamu melewati istana itu di malam hari – bahkan di tiap malamnya – kamu akan mendengar hantu Iulia memainkan pianonya, di dalam istana yang tak berpenghuni itu. Sebagian lagi mengatakan bahwa arwah B. P. Hasdeu, ayah Iulia juga sering terlihat di beberapa sudut bangunannya dan bercakap-cakap dengan putrinya. Bersatunya arwah B. P. Hasdeu dan putri kesayangannya, Iulia, menunjukkan rasa cinta yang dalam dari orangtua kepada anaknya yang tidak memiliki batas apa pun.

Istana Iulia Hasdeu juga menjadi gambaran bagaimana kehilangan seseorang yang sangat dicintai bisa menghancurkan atau mengubah nasib seseorang yang masih hidup atau ditinggalkan.